PWI Sumenep Perketat Standar Rekrutmen Wartawan

oleh -19 Dilihat
oleh
PWI Sumenep Perketat Standar Rekrutmen Wartawan
Sejumlah anggota PWI Sumenep mengikuti OKK (foto: PWI Sumenep)
banner 468x60

SUMENEP, Garudasatunews.id – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Sumenep menggelar Orientasi Kewartawanan dan Keorganisasian (OKK) Angkatan ke-25 PWI Jawa Timur Tahun 2026, Kamis (18/06/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari mekanisme pembinaan sekaligus penegasan standar kompetensi dan integritas bagi calon anggota organisasi profesi wartawan.

Pelaksanaan OKK difokuskan pada penguatan pemahaman peserta terhadap profesi jurnalistik, mulai dari etika, regulasi pers, kode etik jurnalistik, hingga tata kelola organisasi. Program ini juga menjadi salah satu tahapan yang harus dipenuhi calon anggota sebelum bergabung sebagai anggota PWI.

Ketua PWI Kabupaten Sumenep, Faisal Warid, menegaskan bahwa keanggotaan PWI tidak diberikan secara otomatis, melainkan melalui tahapan yang telah ditetapkan organisasi, termasuk mengikuti OKK dan memiliki sertifikat Uji Kompetensi Wartawan (UKW).

“Keanggotaan PWI tidak diperoleh secara instan. Setiap calon anggota harus mengikuti tahapan organisasi, termasuk OKK dan memiliki sertifikat UKW, sehingga anggota memiliki pemahaman yang memadai terhadap profesi dan organisasi,” ujar Faisal Warid.

Menurutnya, OKK bukan sekadar proses administratif untuk memperoleh kartu anggota, tetapi menjadi instrumen evaluasi terhadap pemahaman calon anggota mengenai profesi wartawan, Undang-Undang Pers, Kode Etik Jurnalistik, serta aturan organisasi yang menjadi pedoman dalam menjalankan tugas jurnalistik.

Ketua PWI Jawa Timur, Lutfil Hakim, menyatakan peningkatan kualitas sumber daya manusia menjadi prioritas organisasi di tengah perkembangan teknologi informasi yang berlangsung cepat. Ia menilai wartawan dituntut tetap menjunjung profesionalisme, independensi, akurasi, dan etika dalam setiap aktivitas jurnalistik.

“Melalui OKK, calon anggota memperoleh pemahaman mengenai nilai-nilai dasar kewartawanan sekaligus tanggung jawab sebagai anggota PWI,” kata Lutfil Hakim.

Ia menambahkan, organisasi profesi yang kuat harus didukung anggota yang kompeten dan berintegritas. Karena itu, proses rekrutmen dan pembinaan dilakukan secara terukur agar kualitas organisasi tetap terjaga.

Dalam kegiatan tersebut, peserta memperoleh materi dari Wakil Ketua Bidang Organisasi PWI Pusat, Djoko Tetuko Abdul Latif, serta Wakil Ketua Bidang Pendidikan PWI Jawa Timur, Wahyu Kuncoro. Materi yang disampaikan meliputi Undang-Undang Pers, kemerdekaan pers, perlindungan pers, Kode Etik Jurnalistik, AD/ART PWI, PPRA, PPMS, delik pers, asas praduga tak bersalah, hingga jenjang kompetensi wartawan sebagai bagian dari penguatan kapasitas profesi.

(Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.