Puluhan Warga Jember Bergerak ke Jakarta Ikuti Aksi DPR

oleh -46 Dilihat
oleh
Puluhan Warga Jember Bergerak ke Jakarta Ikuti Aksi DPR
Jumantoro di depan gedung DPR RI, 27 Agustus 2026.
banner 468x60

JEMBER, Garudasatunews.id – Puluhan warga Jember bergerak menuju Jakarta untuk bergabung dalam aksi penyampaian aspirasi di depan Gedung DPR RI, Kamis (27/8/2026). Mereka membawa agenda dan tuntutan yang berkaitan dengan persoalan kebijakan nasional serta pemberantasan korupsi. Informasi mengenai keberangkatan warga Jember tersebut juga diberitakan sejumlah media lokal.

Rombongan warga Jember tersebut di antaranya dikaitkan dengan Forum Komunikasi Masyarakat Cinta Jember (FKMCJ) yang dikoordinatori Jumantoro. Kelompok tersebut menyatakan akan bergabung dengan elemen masyarakat lain di Jakarta untuk menyampaikan aspirasi terkait percepatan pengesahan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset Koruptor.

Jumantoro menyebut keberangkatan peserta dilakukan secara mandiri sesuai kemampuan masing-masing. Sebagian warga menggunakan bus, kereta api maupun kendaraan pribadi untuk menuju Ibu Kota.

Menurutnya, kehadiran warga Jember bukan sekadar mengikuti kerumunan massa, tetapi untuk menyampaikan aspirasi secara langsung dalam aksi yang diklaim berlangsung damai. Salah satu tuntutan yang dibawa ialah percepatan pengesahan RUU Perampasan Aset serta penindakan tegas terhadap pelaku korupsi.

Keberangkatan warga Jember berlangsung di tengah meningkatnya konsolidasi berbagai kelompok masyarakat dari sejumlah daerah menjelang aksi di depan Gedung DPR RI. Aksi tersebut tidak hanya diikuti kelompok yang membawa tuntutan pemberantasan korupsi, tetapi juga massa dengan agenda berbeda, termasuk dukungan maupun kritik terhadap kebijakan pemerintah.

Sementara itu, kelompok masyarakat Jember lainnya, Forum Masyarakat Jember Maju (FMJM), juga dikabarkan berencana menuju Jakarta. Kelompok tersebut membawa agenda berbeda dengan FKMCJ dan mengusung seruan menjaga keamanan serta kondusivitas Jakarta. Jumlah massa yang direncanakan berangkat dari Jember disebut mencapai sekitar 300 hingga 500 orang.

Perbedaan sikap tersebut menunjukkan bahwa mobilisasi warga Jember ke Jakarta tidak berada dalam satu garis tuntutan. Ada kelompok yang menitikberatkan aspirasi pada agenda pemberantasan korupsi dan RUU Perampasan Aset, sementara kelompok lainnya menekankan stabilitas, persatuan dan dukungan terhadap program pemerintah.

Di sisi lain, aksi 27 Agustus di depan DPR RI juga mendapat perhatian aparat keamanan. Sejumlah ruas jalan di sekitar kawasan Senayan telah dipersiapkan untuk menghadapi kepadatan massa, termasuk kemungkinan pengalihan arus lalu lintas secara situasional.

Kepolisian mengimbau masyarakat yang tidak berkepentingan menghindari kawasan sekitar Gedung DPR/MPR RI dan mengikuti arahan petugas apabila terjadi perubahan lalu lintas. Kondisi tersebut menjadi salah satu konsekuensi meningkatnya jumlah kelompok yang dijadwalkan berkumpul di kawasan parlemen.

Bagi warga Jember yang mengikuti aksi, penyampaian pendapat tetap berada dalam koridor hak konstitusional. Namun, seluruh peserta memiliki tanggung jawab menjaga ketertiban, menghindari tindakan kekerasan, serta memastikan aspirasi disampaikan secara damai dan tidak merugikan masyarakat lainnya.

Perkembangan aksi tersebut menjadi perhatian karena memperlihatkan bagaimana aspirasi dari daerah dibawa langsung ke pusat kekuasaan. Kini, publik menunggu sejauh mana tuntutan yang disuarakan massa dari berbagai daerah akan memperoleh respons dan tindak lanjut dari DPR RI maupun pemerintah.

(Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.