PSMS Evaluasi Skuad Usai Tumbang Tipis dari Persebaya

oleh -54 Dilihat
oleh
PSMS Evaluasi Skuad Usai Tumbang Tipis dari Persebaya
PSMS Evaluasi Skuad Usai Tumbang Tipis dari Persebaya
banner 468x60

SURABAYA, Garudasatunews.id – PSMS Medan memanfaatkan ajang pramusim Piala Presiden 2026 sebagai sarana evaluasi menyeluruh menjelang bergulirnya kompetisi Liga 2. Meski harus mengakui keunggulan Persebaya Surabaya dengan skor 1-0 di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), hasil tersebut justru menjadi bahan analisis penting bagi tim pelatih untuk mengukur perkembangan performa serta kebutuhan penguatan skuad.

Kekalahan tipis dari Persebaya menjadi catatan evaluatif bagi PSMS Medan dalam proses pembentukan tim. Laga tersebut memperlihatkan perkembangan permainan Ayam Kinantan sekaligus memberikan gambaran mengenai aspek teknis dan kedalaman skuad yang masih perlu dimatangkan sebelum kompetisi resmi dimulai.

Pelatih PSMS Medan, Eko Purdjianto, menilai para pemain mampu menjalankan instruksi taktik dengan disiplin meski tim menerapkan rotasi pemain selama turnamen pramusim. Menurutnya, perkembangan tersebut menjadi indikator positif dalam proses pembentukan tim.

“Yang pertama tentu kita syukuri pertandingan pra-musim kedua di Piala Presiden melawan Persebaya ini. Pemain menjalankan instruksi dengan sangat bagus. Alhamdulillah ada progres untuk permainan kita dalam memantapkan tim menuju Liga 2 nanti,” ujar Eko Purdjianto, Rabu (29/7/2026).

Dari hasil dua pertandingan pramusim yang telah dijalani, jajaran pelatih mulai memperoleh gambaran mengenai komposisi pemain yang dinilai sesuai dengan kebutuhan tim. Evaluasi tersebut akan menjadi dasar dalam menentukan langkah berikutnya, termasuk kemungkinan melakukan penambahan pemain sesuai regulasi kompetisi.

Eko menegaskan, manajemen bersama tim pelatih tidak menutup peluang mendatangkan amunisi baru demi memperkuat kedalaman skuad. Menurutnya, waktu persiapan sekitar satu setengah bulan setelah Piala Presiden harus dimanfaatkan secara maksimal agar perpaduan antarpemain semakin solid.

“Kita tidak menutup kemungkinan untuk menambah pemain sesuai dengan regulasi. Kita sudah bisa melihat gambaran dari dua pertandingan ini. Setelah Piala Presiden masih ada waktu pra-musim sekitar satu setengah bulan untuk memantapkan perpaduan pemain agar PSMS nanti bisa tampil makin bagus,” jelasnya.

Sementara itu, pemain PSMS Medan, Rangga Muslim, menyebut pertandingan menghadapi mantan klubnya menjadi momentum penting untuk membangun chemistry sekaligus meningkatkan mental bertanding. Ia menilai pengalaman menghadapi lawan dengan kualitas tinggi menjadi bekal berharga sebelum memasuki kompetisi Liga 2.

“Ini momen yang bagus buat kami untuk mempersiapkan diri menghadapi kompetisi. Banyak hal yang kami pelajari dari dua game kemarin dan hari ini, terutama soal chemistry dan peningkatan kemampuan agar bisa bersaing di musim depan,” ungkap Rangga.

Rangga juga mengungkapkan PSMS sempat memberikan tekanan kepada lini pertahanan Persebaya dan menciptakan sejumlah peluang untuk menyamakan kedudukan. Namun, hingga peluit panjang dibunyikan, peluang tersebut belum mampu dikonversi menjadi gol sehingga kemenangan tetap menjadi milik tuan rumah.

Hasil pertandingan ini mempertegas bahwa turnamen pramusim bukan semata mengejar kemenangan, tetapi menjadi instrumen evaluasi teknis, taktis, dan kesiapan fisik pemain sebelum menghadapi kompetisi resmi. Bagi PSMS Medan, seluruh catatan dari dua laga awal akan menjadi bahan pembenahan dalam menyusun strategi dan komposisi terbaik agar mampu tampil lebih kompetitif saat Liga 2 dimulai. (Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.