PSHT Kota Blitar Borong 6 Medali di Piala Panglima TNI

oleh -30 Dilihat
oleh
PSHT Kota Blitar Borong 6 Medali di Piala Panglima TNI
Kontingen pesilat muda binaan Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Kota Blitar sukses unjuk gigi di kancah nasional.
banner 468x60

BLITAR, Garudasatunews.id Pesilat Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Kota Blitar mencatat hasil membanggakan pada Piala Panglima TNI Cup 2026 dengan memborong enam medali. Prestasi tersebut menjadi bukti bahwa pembinaan atlet pencak silat di Kota Blitar mampu bersaing dalam kompetisi tingkat nasional.

Capaian enam medali itu menjadi sorotan karena sebelumnya sembilan atlet asal PSHT Kota Blitar dipercaya memperkuat Kontingen SH Terate Pusat dalam kejuaraan yang digelar di GOR Manahan, Solo. Kejuaraan tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun Tentara Nasional Indonesia (TNI).

Sembilan atlet Kota Blitar yang mendapat kepercayaan tersebut terdiri atas tiga pesilat kategori tanding dan enam atlet kategori seni. Mereka adalah Rosa Arumsari, Azizah Akhwat Insyirah dan Najwa Difania Azzahra untuk kategori tanding.

Sementara kategori seni diperkuat Naila Ageng Qurotu’Aini, Mafaza Sabiqul Choir, Amal Fatur Rozi Anwari, Adhyastha Prasraya Dary Abiyyu, Adhyastha Prasraya Mahanipuna serta Muhammad Tegar Yudi Latifulloh. Kesembilan atlet itu didampingi pelatih Muchamad Fauzi.

Keberhasilan tersebut sekaligus memperlihatkan besarnya kontribusi Kota Blitar terhadap kekuatan Kontingen SH Terate Pusat. Dari 59 atlet yang dipanggil memperkuat kontingen pusat, sembilan di antaranya berasal dari Kota Blitar atau sekitar 15 persen.

Secara pembinaan, angka tersebut bukan sekadar statistik. Kepercayaan kepada sembilan atlet Blitar menunjukkan adanya proses pembibitan dan peningkatan kualitas atlet yang berlangsung secara berkelanjutan. Namun, ukuran keberhasilan pembinaan pada akhirnya tidak berhenti pada pemanggilan atlet, melainkan harus dibuktikan melalui prestasi di arena pertandingan.

Ketua SH Terate Cabang Kota Blitar, Kangmas Miskan, sebelumnya menyampaikan apresiasi atas kepercayaan Pengurus Pusat kepada atlet-atlet dari Kota Blitar. Ia menekankan agar kepercayaan tersebut dijaga melalui kerja keras dan hasil terbaik.

Dari sisi pembinaan karakter, jajaran pengurus juga mengingatkan atlet untuk tetap rendah hati, menjaga amanah serta menjunjung tinggi sportivitas. Pesan tersebut menjadi penting karena pencak silat tidak hanya mengukur kemampuan teknik, tetapi juga kedisiplinan dan sikap atlet selama berada di arena maupun di luar pertandingan.

Piala Panglima TNI Cup 2026 dengan demikian menjadi salah satu tolok ukur penting bagi pembinaan pencak silat PSHT Kota Blitar. Enam medali yang berhasil dibawa pulang memperkuat catatan prestasi sekaligus menjadi modal untuk meningkatkan kualitas pembinaan menuju kompetisi yang lebih tinggi.

Prestasi itu juga membuka ruang evaluasi bagi pengurus dan pelatih untuk mempertahankan atlet berprestasi sekaligus memperluas regenerasi. Konsistensi latihan, kualitas kepelatihan dan dukungan terhadap atlet menjadi faktor yang akan menentukan apakah capaian tersebut dapat berlanjut pada kejuaraan berikutnya.

(Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.