Proyek Sekolah Rakyat Ngawi Dikebut, Progres Lampaui Target

oleh -54 Dilihat
oleh
Proyek Sekolah Rakyat Ngawi Dikebut, Progres Lampaui Target
Progres pembangunan Sekolah Rakyat di kawasan Ngudal, Desa Karangtengah Prandon, Kecamatan Ngawi.
banner 468x60

NGAWI, Garudasatunews.id – Pembangunan proyek Sekolah Rakyat (SR) di kawasan Ngudal, Desa Karangtengah Prandon, Kabupaten Ngawi, terus dikebut. Hingga memasuki minggu ke-10 pelaksanaan, progres fisik proyek dilaporkan telah melampaui target yang ditetapkan.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Ngawi, Bonadi, menyampaikan capaian pekerjaan saat ini mencapai 6,215 persen. Angka tersebut berada di atas target mingguan yang sebelumnya dipatok sebesar 5,868 persen.

“Pada minggu ke-10 ini progres pekerjaan mencapai 6,215 persen, sementara rencana awal 5,868 persen. Artinya terdapat deviasi positif sebesar 0,348 persen,” ujar Bonadi.

Ia menjelaskan sejumlah pekerjaan konstruksi yang sedang berjalan meliputi galian footplate, pembesian, pemasangan bekisting, pengecoran footplate, pembangunan sloof, pengecoran plat lantai, pekerjaan cutting and fill, serta pembangunan dinding penahan tanah menggunakan pasangan batu.

Kompleks Sekolah Rakyat tersebut nantinya dirancang sebagai kawasan pendidikan terpadu yang dilengkapi berbagai fasilitas penunjang. Selain ruang kelas untuk jenjang SD, SMP, dan SMA, juga akan dibangun asrama siswa putra dan putri, asrama guru, gedung serbaguna, ruang makan, lapangan olahraga, serta fasilitas pendukung lainnya.

Pemerintah daerah menargetkan pembangunan dapat rampung sebelum tahun ajaran baru dimulai agar fasilitas pendidikan tersebut dapat segera dimanfaatkan oleh masyarakat.

“Harapannya pembangunan bisa selesai sebelum ajaran baru,” kata Bonadi.

Proyek Sekolah Rakyat Provinsi Jawa Timur 2 diketahui mencakup pembangunan di empat daerah, yakni Kabupaten Madiun, Kabupaten Nganjuk, Kabupaten Ngawi, dan Kabupaten Pacitan.

Program pembangunan tersebut menelan anggaran sebesar Rp911,4 miliar yang bersumber dari APBN Tahun Anggaran 2025–2026. Pekerjaan proyek dilaksanakan oleh PT Brantas Abipraya (Persero) dengan masa pelaksanaan selama 240 hari kalender. (Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.