Presiden Prabowo Resmikan 5 Sumur Bor TNI AD di Pulau Raas Sumenep.

oleh -35 Dilihat
oleh
banner 468x60

SUMENEP, Garudasatunews.id — Masyarakat Kepulauan Raas kini dapat bernapas lega. Program akselerasi infrastruktur dasar TNI Angkatan Darat (TNI AD) resmi menjangkau wilayah pelosok Sumenep dengan tersedianya lima titik sumur bor baru guna mengatasi persoalan krisis air bersih.

Fasilitas vital yang dibangun oleh Kodim 0827/Sumenep tersebut diresmikan secara virtual langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, pada Kamis (13/8/2026). Peresmian lima sumur bor di Raas ini menjadi bagian dari agenda nasional peluncuran 3.000 sumber air bersih TNI AD dan 3.395 jembatan kolaborasi TNI-Polri di seluruh Indonesia.

Acara peresmian terpusat di Pondok Pesantren Kasyfudduja, Desa Brakas, Kecamatan Raas. Turut hadir memantau jalannya acara, Dandim 0827/Sumenep Letkol Inf Citra Persada, jajaran Forpimka Raas, tokoh agama, pengasuh pesantren, serta ratusan santri.

Dalam amanatnya via siaran langsung Sekretariat Presiden, Presiden Prabowo mengapresiasi sinergi nyata TNI dan Polri yang terus hadir di tengah masyarakat bawah.

“Dengan mengucapkan bismillahirrahmanirrahim, pada hari ini, Kamis, 13 Agustus 2026, saya meresmikan 3.395 jembatan TNI-Polri serta 3.000 sumber air bersih TNI AD. Infrastruktur ini dibangun sepenuhnya untuk kepentingan dan kesejahteraan rakyat Indonesia,” tegas Presiden Prabowo.

Menjawab Tantangan Air Bersih di Wilayah Kepulauan :
Bagi warga Pulau Raas, keberadaan lima sumur bor ini menjadi angin segar. Selama ini, keterbatasan pasokan air bersih kerap menjadi tantangan utama yang membebani aktivitas harian, terutama sektor domestik, keagamaan, hingga pertanian setempat.

Letak strategis kelima sumur bor ini dirancang khusus untuk mencakup tiga sektor prioritas: kebutuhan harian pesantren, pasokan air bersih warga sekitar, serta suplesi irigasi lahan pertanian.

Dandim 0827/Sumenep Letkol Inf Citra Persada menegaskan bahwa pengerjaan fisik ini didasari oleh semangat pengabdian nyata, bukan sekadar pembangunan infrastruktur formalitas.
“Harapan kami, fasilitas ini dipelihara dan dimanfaatkan bersama secara optimal. Air yang mengalir ini bukan hanya untuk santri dan warga, tetapi juga mengairi lahan pertanian masyarakat. Ini bukti nyata TNI AD selalu hadir membawa solusi, khususnya bagi saudara-saudara kita di wilayah kepulauan,” jelas Letkol Inf Citra Persada.

Langkah ini sekaligus membuktikan komitmen pemerintah dan TNI AD bahwa pemerataan pembangunan tidak hanya berfokus di kawasan perkotaan, melainkan menyentuh pulau-pulau terluar dan terpencil di Indonesia

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.