
SUMENEP, Garudasatunews.id – Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Sumenep terus memperkuat komitmennya dalam pembangunan sumber daya manusia (SDM). Langkah nyata ini dibuktikan lewat peluncuran program unggulan berupa Beasiswa Kuliah bagi anggota Pramuka berprestasi.
Program strategis tersebut resmi diperkenalkan dalam Rapat Kerja Cabang (Rakercab) Gerakan Pramuka Sumenep Tahun 2026 yang berlangsung di Aula Pertemuan DPMPTSP Kabupaten Sumenep, Senin (22/06/2026). Agenda ini dihadiri oleh jajaran kepengurusan Kwarcab hingga perwakilan Kwartir Ranting (Kwarran) se-Kabupaten Sumenep.
Untuk menyukseskan program ini, Kwarcab Sumenep menggandeng tiga perguruan tinggi lokal terkemuka, yaitu Universitas Wiraraja (Unija), Universitas PGRI Sumenep (UNIBA), dan Universitas Bahaudin Madura (Unibam). Kolaborasi tersebut diresmikan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) yang menjadi salah satu agenda utama Rakercab.
Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Sumenep, Wahyu Kurniawan Pribadi, menegaskan bahwa program ini bukan sekadar bantuan finansial musiman, melainkan strategi jangka panjang untuk mencetak generasi emas daerah.
“Program beasiswa kuliah ini merupakan komitmen nyata Gerakan Pramuka Sumenep dalam membuka akses pendidikan tinggi bagi anggota Pramuka. Melalui kerja sama dengan tiga perguruan tinggi ini, kami memastikan anggota Pramuka memiliki kesempatan penuh untuk menuntaskan pendidikan hingga delapan semester,” ujar Wahyu.
Ia menambahkan, Gerakan Pramuka kini tidak hanya berfokus pada pembentukan karakter dasar, tetapi juga harus adaptif dalam membuka jalan bagi masa depan anggotanya. “Ini adalah investasi jangka panjang untuk melahirkan generasi Pramuka yang berkarakter kuat, berdaya saing global, dan siap berkontribusi langsung untuk kemajuan daerah,” imbuhnya.
Dukungan Penuh dari Pemerintah Daerah :
Inovasi progresif ini mendapat apresiasi dan dukungan penuh dari Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Kamabicab) Gerakan Pramuka Sumenep yang juga Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo.
Melalui ruang terpisah, pihak Kamabicab menilai langkah Kwarcab sangat sinkron dengan visi besar pemerintah daerah, terutama dalam mendongkrak Indeks Pembangunan Manusia (IPM) melalui penguatan kualitas generasi muda. Program ini dinilai menjadi jawaban konkret atas tantangan aksesibilitas pendidikan tinggi di tingkat akar rumput.(adc)













