Prabowo Resmikan Seribu Koperasi Desa

oleh -27 Dilihat
oleh
Prabowo Resmikan Seribu Koperasi Desa
Presiden Prabowo Subianto meresmikan operasionalisasi 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) tahap pertama untuk wilayah Jatim dan Jateng, berpusat di Nganjuk, Sabtu (16/5/2026)
banner 468x60

NGANJUK, Garudasatunews.id – Presiden RI Prabowo Subianto meresmikan operasional 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di wilayah Jawa Timur dan Jawa Tengah dalam agenda yang digelar di Nglawak, Kecamatan Kertosono, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur. Program tersebut digadang pemerintah sebagai langkah percepatan penguatan ekonomi desa dan pemangkasan rantai distribusi yang selama ini dinilai merugikan masyarakat kecil.

Peresmian ribuan koperasi secara serentak itu disebut menjadi salah satu proyek strategis pemerintahan Kabinet Merah Putih untuk memperkuat fondasi ekonomi rakyat dari tingkat desa. Pemerintah menargetkan koperasi menjadi pusat distribusi, penyerapan hasil pertanian, hingga akses pembiayaan murah bagi masyarakat.

“Saya kira kalau dicari di negara-negara lain, apalagi dalam sejarah bangsa kita, pemerintahan yang bisa meresmikan operasionalisasi lebih dari 1.000 koperasi secara fisik dalam waktu singkat ini belum ada,” ujar Presiden Prabowo dalam sambutannya.

Pemerintah mengklaim pembangunan fisik program KDKMP dimulai sejak November 2025 dan dalam waktu tujuh bulan telah berhasil dioperasikan di berbagai daerah. Namun, di balik percepatan tersebut, muncul sorotan terkait kesiapan sistem distribusi, efektivitas pengawasan, hingga potensi tumpang tindih dengan program ekonomi desa yang sudah ada sebelumnya.

KDKMP dirancang terintegrasi dengan program nasional lain seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP). Dalam skema itu, koperasi desa akan berfungsi sebagai pemasok bahan baku sekaligus offtaker hasil produksi masyarakat.

“Ujungnya adalah hilirisasi dan industrialisasi. Melalui KDKMP nanti akan kita sediakan kredit murah untuk rakyat,” kata Prabowo.

Menteri Koperasi Ferry Juliantono menyebut pemerintah menargetkan tambahan 20 ribu koperasi kembali diresmikan pada Agustus 2026. Saat ini, kata dia, sekitar 9.200 unit KDKMP telah selesai dibangun di berbagai wilayah Indonesia.

Meski demikian, pemerintah mengakui masih terdapat sejumlah kendala teknis di lapangan, terutama keterbatasan lahan di kawasan padat penduduk. Untuk mengatasi persoalan tersebut, Kementerian Koperasi menggandeng PT Agrinas Pangan Nusantara guna merancang konsep gudang dan gerai koperasi bertingkat.

Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara, Joao Angelo De Sousa Mota, menyatakan desain vertikal diyakini mampu mempercepat target pengembangan hingga 30 ribu unit koperasi pada tahap berikutnya.

Di sisi lain, tantangan besar justru muncul di wilayah Indonesia timur. Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi Revita menyoroti keterbatasan akses transportasi di daerah terpencil seperti Papua yang dinilai berpotensi menghambat distribusi logistik dan operasional koperasi.

Peluncuran ribuan koperasi ini menjadi ujian besar bagi pemerintah untuk membuktikan efektivitas program dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa. Publik kini menunggu sejauh mana KDKMP mampu menjadi solusi nyata bagi persoalan ekonomi rakyat, bukan sekadar proyek ambisius berskala nasional.

(Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.