
JAKARTA, Garudasatunews.id — Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Bahlil Lahadalia sebagai Menteri Koordinator (Menko) Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi sekaligus merangkap Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Pelantikan berlangsung di Istana Negara, Jakarta, pada Kamis (1/10/2026) siang.
Penunjukan ini menandai pembentukan kementerian koordinator baru dalam struktur kabinet pemerintahan Presiden Prabowo. Pelantikan tersebut didasarkan pada Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 104/P Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Menteri dan Wakil Menteri Negara.
”Bahlil Lahadalia sebagai Menko Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi,” demikian bunyi pengumuman pelantikan yang disiarkan melalui kanal YouTube resmi Sekretariat Presiden.
Dalam prosesi tersebut, Bahlil menguncapkan sumpah jabatan di hadapan Presiden dan para undangan :
”Demi Tuhan saya berjanji bahwa saya akan setia kepada Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya demi darma bakti saya kepada bangsa dan negara. Bahwa saya dalam menjalankan tugas jabatan akan menjunjung tinggi etika jabatan, bekerja dengan sebaik-baiknya, dengan penuh rasa tanggung jawab. Kiranya Tuhan menolong saya.” Ujar Bahlil.
Sebelum prosesi pelantikan, Bahlil mengungkapkan bahwa dirinya sempat dihubungi oleh Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya terkait penunjukan ganda tersebut.
”Untuk Menko merangkap Menteri ESDM, kita jalankan semua tugas dari Bapak Presiden,” ujar Bahlil menegaskan kesiapannya mengemban amanah baru tersebut. (Red-Garudasatunews)











