Prabowo Desak Himbara Pangkas Bunga Kredit

oleh -40 Dilihat
oleh
Prabowo Desak Himbara Pangkas Bunga Kredit
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto.
banner 468x60

JAKARTA, Garudasatunews.id – Presiden RI Prabowo Subianto memerintahkan bank-bank milik negara yang tergabung dalam Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) menurunkan suku bunga kredit bagi masyarakat miskin dan pelaku usaha kecil. Instruksi itu disampaikan setelah pemerintah menilai terjadi ketimpangan serius dalam akses pembiayaan yang selama ini membebani rakyat berpenghasilan rendah.

Perintah tersebut disampaikan Prabowo saat memaparkan Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) RAPBN Tahun Anggaran 2027 dalam rapat paripurna DPR di Jakarta, Rabu (20/5/2026).

“Saya perintahkan bank-bank pemerintah turunkan bunga-bunga untuk rakyat miskin,” tegas Prabowo di hadapan anggota parlemen.

Prabowo menyoroti praktik perbankan yang dinilai tidak berpihak kepada masyarakat kecil. Menurutnya, pelaku usaha mikro justru kerap dibebani bunga pinjaman lebih tinggi dibanding pengusaha besar yang memiliki kemampuan modal lebih kuat.

“Kemudian orang miskin disuruh bayar bunga lebih tinggi daripada pengusaha besar. Ini saya kira sudah di luar akal sehat,” ujarnya.

Kepala negara meminta pola distribusi kredit perbankan nasional segera diubah agar lebih adil dan tepat sasaran. Ia menilai selama ini akses pembiayaan lebih banyak dinikmati kelompok usaha besar yang terus mendapat kemudahan kredit dari bank-bank pemerintah.

Prabowo juga mengingatkan perusahaan besar semestinya sudah mampu mencari sumber pendanaan alternatif tanpa bergantung pada fasilitas kredit negara. Menurutnya, kelompok usaha besar memiliki kekuatan modal dan jaringan bisnis yang jauh lebih luas dibanding pelaku usaha kecil.

“Saya minta bank-bank Himbara cobalah menjadi bank yang patriotik. Jangan dia lagi, dia lagi yang dikasih kredit,” kata Prabowo.

Pernyataan tersebut sekaligus menjadi sinyal keras pemerintah terhadap kebijakan penyaluran kredit perbankan nasional yang dinilai belum sepenuhnya berpihak kepada masyarakat miskin dan sektor usaha mikro.

(Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.