Polsek Waru Konsolidasi Enam Perguruan Silat

oleh -50 Dilihat
oleh
Polsek Waru Konsolidasi Enam Perguruan Silat
Kepolisian Sektor (Polsek) Waru, Polresta Sidoarjo, mengumpulkan para tokoh dari berbagai perguruan pencak silat untuk mengantisipasi potensi gesekan di masyarakat menjelang perayaan Idulfitri dan pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades).
banner 468x60

SIDOARJO, Garudasatunews.id – Kepolisian Sektor Waru, Polresta Sidoarjo, mengumpulkan para tokoh dari enam perguruan pencak silat guna mengantisipasi potensi gesekan di tengah masyarakat menjelang Idul fitri 1447 Hijriah serta pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades). Konsolidasi tersebut digelar di Masjid Polsek Waru, Kamis (12/3/2026).

Sebanyak 25 peserta hadir dalam forum yang dikemas dalam agenda konsolidasi sekaligus buka puasa bersama. Mereka merupakan ketua ranting dan anggota dari sejumlah perguruan silat besar, yakni Pagar Nusa, Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT), Persaudaraan Setia Hati Winongo (PSHW), Persinas ASAD, IKSPI Kera Sakti, serta Porgal.

Kapolsek Waru Kompol Miftahul Amin menegaskan bahwa pertemuan lintas perguruan tersebut merupakan langkah preventif kepolisian untuk meredam potensi konflik yang kerap melibatkan oknum pesilat di lapangan.

“Kegiatan konsolidasi ini merupakan inisiatif Polsek Waru untuk menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif. Kami memahami potensi gesekan antarperguruan yang sewaktu-waktu bisa muncul, apalagi menjelang Idulfitri dan agenda demokrasi Pilkades,” tegasnya.

Forum konsolidasi tersebut dipandu Kanit Intelkam Polsek Waru Ipda Ari Tri Atmaja. Dalam pertemuan itu, kepolisian meminta para ketua ranting agar berperan aktif mengendalikan anggota di tingkat bawah, sekaligus mencegah penyebaran provokasi yang kerap beredar melalui media sosial maupun isu di lingkungan masyarakat.

Dialog berlangsung terbuka namun tetap serius dengan fokus utama memperkuat komitmen bersama menjaga stabilitas keamanan di wilayah Kecamatan Waru. Kepolisian menilai pendekatan komunikasi langsung dengan tokoh perguruan menjadi langkah strategis untuk mencegah konflik horizontal sejak dini.

Langkah penggalangan tersebut mendapat respons positif dari para tokoh perguruan silat yang hadir. Sekretaris Paguyuban Pencak Silat Ranting Waru, Fattah, menyatakan upaya konsolidasi yang difasilitasi Polsek Waru dinilai efektif untuk mencegah potensi konflik di tingkat akar rumput.

“Kami mengapresiasi forum silaturahmi ini. Konsolidasi berkelanjutan menjadi kunci agar tidak terjadi gesekan antarperguruan di lapangan. Hubungan baik ini harus terus dijaga,” ujar Fattah.

Melalui koordinasi antara aparat kepolisian dan para tokoh perguruan silat, diharapkan potensi konflik dapat ditekan sehingga masyarakat Kecamatan Waru dapat menyambut Idulfitri serta pelaksanaan Pilkades dalam situasi aman, tertib, dan kondusif. (Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.