BANYUWANGI, Garudasatunews.id — Polresta Banyuwangi menggelar tes urine mendadak terhadap seluruh personel sebagai langkah tegas memastikan institusi kepolisian bersih dari penyalahgunaan narkoba. Kegiatan ini dilaksanakan di halaman Mapolresta Banyuwangi, Rabu (21/1/2026).
Tes urine tersebut diikuti tanpa pengecualian, mulai dari pejabat utama (PJU), perwira, hingga bintara. Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Rofiq Ripto Himawan bersama Wakapolresta turut memantau langsung sekaligus menjalani tes urine, sebagai bentuk keteladanan pimpinan.
“Ini adalah komitmen kami menjaga profesionalisme dan kepercayaan publik terhadap Polri,” tegas Kombes Pol Rofiq.
Ia menegaskan, kegiatan ini tidak semata-mata untuk mendeteksi penyalahgunaan narkoba, tetapi juga sebagai langkah preventif dan penguatan disiplin internal. Polresta Banyuwangi, kata dia, menerapkan kebijakan tanpa toleransi bagi anggota yang terlibat narkoba.
“Jika terbukti positif, akan diproses hukum dan dikenakan sanksi disipliner sesuai aturan yang berlaku. Tidak ada kompromi,” ujarnya.
Tes urine dadakan ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Polresta Banyuwangi dalam membangun institusi yang bersih, berintegritas, dan dipercaya masyarakat. Langkah tersebut sekaligus menegaskan sikap tegas kepolisian dalam perang melawan narkoba, dimulai dari internal kepolisian sendiri.
“Kami ingin menunjukkan bahwa komitmen perang terhadap narkoba dimulai dari tubuh Polri,” pungkasnya.(Red-Garudasatunews)














