Polisi Selidiki Bayi Tewas dalam Kardus

oleh -39 Dilihat
oleh
Polisi Selidiki Bayi Tewas dalam Kardus
Bayi perempuan ditemukan meninggal dunia di area perkebunan tebu Desa Gondanglegi Kulon, Rabu (10/6/2026).
banner 468x60

MALANG, Garudasatunews.id – Kepolisian Resor Malang tengah menyelidiki penemuan seorang bayi perempuan yang ditemukan meninggal dunia di dalam kardus di area perkebunan tebu, Desa Gondanglegi Kulon, Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang, Selasa (9/6/2026) sore.

Korban yang hingga kini belum diketahui identitasnya ditemukan oleh seorang warga yang sedang mencari rumput di sekitar lokasi. Bayi tersebut ditemukan berada di dalam kardus yang terletak di sisi area perkebunan tebu.

Kasihumas Polres Malang, AKP Bambang Subinajar, mengatakan laporan penemuan bayi itu diterima kepolisian sekitar pukul 16.00 WIB. Berdasarkan keterangan saksi, temuan tersebut bermula saat warga melintas di area dekat kebun tebu dan melihat sebuah kardus mencurigakan.

“Saksi yang hendak mencari rumput menemukan seorang bayi perempuan dalam kondisi tidak bergerak di dalam kardus,” ujar Bambang, Rabu (10/6/2026) malam.

Setelah mengetahui kondisi tersebut, saksi segera meminta bantuan warga sekitar dan melaporkannya kepada perangkat desa serta pihak kepolisian. Menindaklanjuti laporan itu, personel Polsek Gondanglegi bersama tim medis dan Unit Inafis Polres Malang mendatangi lokasi guna melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Dari hasil pemeriksaan awal di lokasi, bayi ditemukan dalam kondisi terbungkus kain tekstil berwarna cokelat kehitaman dan mengenakan jaket merah. Sejumlah barang yang ditemukan bersama korban turut diamankan petugas sebagai barang bukti untuk kepentingan penyelidikan.

“Korban ditemukan terbungkus kain dan berada di dalam kardus. Barang-barang yang ditemukan di lokasi telah diamankan untuk proses penyelidikan lebih lanjut,” kata Bambang.

Polres Malang menegaskan proses penyelidikan masih berlangsung untuk mengungkap identitas korban, kronologi kejadian, serta penyebab pasti kematian bayi tersebut. Penyidik juga telah berkoordinasi dengan tim Inafis dan tenaga medis guna mendukung proses pengungkapan kasus.

Untuk memperoleh kepastian penyebab kematian secara ilmiah dan objektif, kepolisian telah mengajukan permohonan autopsi terhadap jenazah korban. Hasil pemeriksaan medis tersebut akan menjadi dasar dalam menentukan langkah penyelidikan selanjutnya.

Menurut Bambang, berdasarkan keterangan awal dan hasil pengamatan di lokasi, belum ditemukan tanda-tanda kekerasan yang tampak secara kasat mata pada tubuh korban. Meski demikian, kepolisian belum dapat menarik kesimpulan sebelum seluruh rangkaian pemeriksaan forensik selesai dilakukan.

“Kami belum dapat menyimpulkan penyebab kematian korban. Seluruh kemungkinan masih didalami dan menunggu hasil autopsi serta pemeriksaan lanjutan,” tegasnya.

Kasus penemuan bayi meninggal dunia tersebut kini dalam penanganan Satreskrim Polres Malang. Polisi mengimbau masyarakat yang memiliki informasi terkait identitas korban maupun peristiwa tersebut untuk segera melapor guna membantu proses penyelidikan.

(Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.