Polisi Dalami Motif Mahasiswa Sidoarjo Meninggal di Kos

oleh -40 Dilihat
oleh
Polisi Dalami Motif Mahasiswa Sidoarjo Meninggal di Kos
Ilustrasi gantung diri.
banner 468x60

SURABAYA, Garudasatunews.id – Polisi masih mendalami motif di balik meninggalnya seorang mahasiswa berinisial RPA (20), asal Sidoarjo, yang ditemukan meninggal dunia di rumah kos kawasan Keputih, Sukolilo, Surabaya, Rabu (16/9/2026) dini hari.

Korban diketahui merupakan mahasiswa semester lima Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS). Berdasarkan keterangan kepolisian, korban diduga meninggal akibat bunuh diri. Polisi masih melakukan penyelidikan untuk memastikan latar belakang peristiwa tersebut.

Kapolsek Sukolilo AKP Yunus Kurniawan mengatakan, pihaknya belum dapat memastikan motif karena keterangan dari keluarga korban belum diperoleh secara menyeluruh. Keluarga saat itu masih berduka dan fokus pada proses pemakaman.

“Masih pendalaman,” kata Yunus sebagaimana diberitakan sejumlah media pada Rabu (16/9/2026).

Informasi awal menyebut korban ditemukan sekitar pukul 03.00 WIB di area rumah kos di Jalan Keputih Makam Blok B, Sukolilo. Petugas kemudian mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan dan olah tempat kejadian perkara.

Tim Inafis Polrestabes Surabaya turut melakukan pemeriksaan sebelum jenazah dievakuasi ke RS Bhayangkara Surabaya. Dari pemeriksaan awal yang diberitakan, polisi tidak menemukan tanda luka yang mengarah pada dugaan penganiayaan.

Korban diketahui baru sekitar dua bulan tinggal di rumah kos tersebut dan tinggal seorang diri. Sejumlah penghuni kos menyebut korban dikenal sebagai pribadi yang pendiam serta jarang berkomunikasi dengan penghuni lainnya.

Polisi sebelumnya belum menemukan informasi yang dapat memastikan apakah persoalan keluarga maupun persoalan pribadi menjadi latar belakang kejadian. Karena itu, penyelidikan masih diarahkan untuk mengumpulkan keterangan dan informasi yang relevan.

Perkembangan terbaru pada Jumat (18/9/2026), Kapolsek Sukolilo menyampaikan bahwa penyidik menduga persoalan keluarga berkaitan dengan motif kejadian. Namun, polisi belum mengungkap secara rinci persoalan yang dimaksud karena proses pendalaman masih berlangsung.

Kepolisian masih melakukan pendalaman terhadap rangkaian peristiwa tersebut untuk memperoleh gambaran yang lebih utuh mengenai kondisi korban sebelum ditemukan meninggal dunia. Informasi mengenai motif maupun latar belakang kejadian tetap menunggu hasil penyelidikan dan keterangan pihak-pihak terkait.

Pemberitaan mengenai kasus ini disajikan tanpa mengungkap identitas lengkap korban maupun detail teknis tindakan bunuh diri sebagai bagian dari prinsip kehati-hatian dan pemberitaan ramah anak serta perlindungan terhadap keluarga korban.

(Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.