Polisi Dalami Kelalaian Tewasnya Bocah Wisata

oleh -24 Dilihat
oleh
Polisi Dalami Kelalaian Tewasnya Bocah Wisata
Pengelola wisata Jati Sewu saat memberi santunan kepada keluarga korban
banner 468x60

GRESIK, Garudasatunews.id – Satreskrim Polres Gresik terus mengusut dugaan kelalaian dalam insiden meninggalnya seorang bocah berusia 6 tahun di kawasan wisata kolam renang Jati Sewu, Dusun Bongso Wetan, Desa Pengalangan, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik.

Penyelidikan dilakukan untuk mengungkap penyebab pasti kematian korban sekaligus menelusuri kemungkinan adanya unsur kelalaian pengelola maupun pihak terkait dalam tragedi yang terjadi di lokasi wisata tersebut.

Kapolres Gresik, AKBP Ramadhan Nasution, mengatakan penyidik masih melakukan pengumpulan bahan keterangan (pulbaket) dengan memeriksa sejumlah saksi dan barang bukti di lapangan.

“Penyelidikan masih berlangsung, mohon waktu,” ujar AKBP Ramadhan Nasution, Selasa (19/5/2026).

Sejauh ini, polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), memeriksa rekaman CCTV, serta meminta keterangan dari sedikitnya tiga orang saksi guna memperjelas kronologi kejadian.

Selain itu, petugas juga masih mencari bukti tambahan untuk memastikan ada tidaknya faktor kelalaian yang menyebabkan korban kehilangan nyawa di area wisata kolam renang yang ramai dikunjungi masyarakat tersebut.

Saat aparat kepolisian tiba di lokasi, korban diketahui telah dievakuasi ke RSUS Bhakti Darma Husada Surabaya sehingga penyidik belum dapat menyimpulkan penyebab pasti kematian korban.

“Tim masih bekerja di lapangan untuk mencari bukti pendukung lainnya,” imbuhnya.

Di tengah proses penyelidikan, pihak pengelola wisata Jati Sewu disebut telah mendatangi rumah duka dan memberikan santunan kepada keluarga korban sebagai bentuk kepedulian atas musibah tersebut.

Sebelumnya, bocah berinisial RPR, warga Desa Mulung, Kecamatan Driyorejo, dilaporkan meninggal dunia setelah diduga tenggelam di kolam renang wisata Jati Sewu pada Minggu (17/5) sekitar pukul 11.00 WIB. Insiden itu sempat mengundang kepanikan pengunjung yang berada di lokasi wisata.

Kasus tersebut kini menjadi sorotan masyarakat, terutama terkait standar keselamatan, pengawasan pengunjung, serta sistem keamanan di tempat wisata kolam renang yang kerap dipadati keluarga saat akhir pekan.

(Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.