Polda Jatim Satukan Rival, Tekan Risiko Laga Kanjuruhan

oleh -38 Dilihat
oleh
Polda Jatim Satukan Rival, Tekan Risiko Laga Kanjuruhan
Pertemuan Kapolda Jatim bersama pendukung Persebaya dan Arema
banner 468x60

SURABAYA, Garudasatunews.id – Kepolisian Daerah Jawa Timur mempertemukan manajemen Persebaya Surabaya dan Arema Malang dalam forum strategis guna meredam potensi konflik jelang laga BRI Super League 2025/2026 di Stadion Kanjuruhan pada 28 April mendatang.

Pertemuan yang digelar di Ruang Selasar Polda Jatim itu dipimpin langsung Kapolda Jatim Irjen Pol Nanang Avianto, serta dihadiri jajaran pejabat utama Polda, Kapolres terkait, hingga perwakilan kedua klub. Agenda ini menjadi langkah preventif aparat dalam mengantisipasi eskalasi rivalitas yang berisiko memicu gangguan keamanan.

Kapolda Jatim menegaskan pentingnya kolaborasi antara klub, aparat, dan suporter untuk memastikan pertandingan berjalan aman. Ia menyoroti bahwa sepak bola tidak boleh menjadi ruang konflik yang merugikan publik dan stabilitas daerah.

“Pertandingan harus menjadi tontonan yang aman dan mendorong dampak positif, bukan sebaliknya,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan bahwa rivalitas historis kedua tim harus tetap berada dalam batas sportivitas, dengan pengawasan ketat terhadap potensi provokasi, terutama di media sosial yang kerap memicu gesekan.

Dari pihak Persebaya, manajemen menyatakan dukungan terhadap langkah pengamanan yang dilakukan Polda Jatim. Mereka juga mengklaim terus mengedukasi suporter agar tidak terprovokasi informasi yang belum terverifikasi.

Sementara itu, perwakilan Aremania menegaskan komitmen menjaga kondusivitas saat laga berlangsung di kandang mereka. Pernyataan ini sekaligus menjadi sinyal bahwa kelompok suporter diharapkan turut berperan aktif dalam menjaga keamanan.

“Tidak ada toleransi bagi tindakan yang melanggar hukum,” tegas perwakilan Aremania.

Pertemuan ini menghasilkan kesepakatan untuk memperkuat koordinasi lintas pihak, meningkatkan pengawasan terhadap potensi konflik, serta membangun budaya sepak bola yang lebih aman dan berintegritas di Jawa Timur.

Langkah ini dinilai krusial mengingat sensitivitas tinggi setiap pertemuan kedua tim, yang selama ini kerap menjadi titik rawan dalam aspek keamanan dan ketertiban. (Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.