Polda Jatim Libatkan Generasi Muda Perangi Hoaks dengan AI

oleh -32 Dilihat
oleh
Polda Jatim Libatkan Generasi Muda Perangi Hoaks dengan AI
Kapolda Jatim Irjen Pol Nanang Avianto saat memberikan hadiah kepada pemenang lomba video dengan tema “AI for Public Safety”
banner 468x60

SURABAYA, Garudasatunews.id – Kepolisian Daerah Jawa Timur (Polda Jatim) menggandeng generasi muda untuk memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) sebagai sarana edukasi dan upaya menangkal penyebaran hoaks di ruang digital melalui ajang KREAFEST 2026.

Kegiatan yang digelar dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 tersebut mengusung tema “AI for Public Safety” dan diikuti pelajar, mahasiswa, komunitas kreatif, akademisi, media, serta masyarakat umum melalui lomba pembuatan video berbasis AI.

Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Nanang Avianto, mengatakan perkembangan teknologi digital merupakan sebuah keniscayaan yang harus disikapi secara bijak. Menurutnya, kemajuan teknologi menghadirkan manfaat besar bagi masyarakat, namun juga berpotensi memunculkan risiko apabila disalahgunakan.

“Teknologi dapat memberikan manfaat besar, tetapi juga berpotensi menimbulkan risiko jika digunakan secara salah. Oleh karena itu, pemanfaatannya harus diarahkan untuk hal-hal yang positif, yang mampu mengedukasi dan memberikan kemanfaatan bagi masyarakat luas,” ujar Irjen Pol Nanang Avianto saat pengumuman pemenang lomba di Gedung Bidang Hubungan Masyarakat Polda Jatim, Kamis (25/6/2026).

Ia menilai generasi muda memiliki kemampuan adaptasi yang tinggi terhadap perkembangan teknologi. Karena itu, KREAFEST 2026 menjadi ruang bagi mereka untuk menyalurkan kreativitas digital ke arah yang produktif dan berdampak positif bagi masyarakat.

Di sisi lain, Kapolda mengingatkan bahwa transformasi digital juga membawa tantangan baru berupa kejahatan siber, penyebaran informasi bohong, provokasi, dan konten negatif yang berpotensi mengganggu keamanan serta ketertiban masyarakat.

“Karya-karya berbasis AI yang dihasilkan diharapkan dapat menjadi sarana untuk menangkal hoaks, mencegah penyebaran konten berbahaya, serta memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa di ruang digital,” tegasnya.

Kapolda Jatim juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menghidupkan semangat “Jogo Jatim” sebagai tanggung jawab bersama dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban yang kondusif. Menurutnya, stabilitas keamanan menjadi salah satu fondasi penting bagi pertumbuhan ekonomi dan pencapaian visi Indonesia Emas 2045.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Jatim sekaligus Ketua Panitia KREAFEST 2026, Kombes Pol Jules Abraham Abast, mengungkapkan ajang tersebut diikuti 293 peserta dengan total 286 karya video yang masuk ke panitia.

Dari jumlah peserta tersebut, sebanyak 109 orang berasal dari kalangan pelajar dan mahasiswa, sedangkan 177 peserta lainnya berasal dari masyarakat umum.

“Tema ‘AI for Public Safety’ dipilih agar teknologi ini tidak hanya berkembang begitu saja, tetapi memberikan kontribusi nyata bagi keamanan publik. Kegiatan ini juga menjadi wujud sinergi antara kepolisian dan berbagai pihak untuk membangun ruang digital yang lebih sehat dan aman,” kata Kombes Pol Jules Abraham Abast.

(Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.