Pohon Tumbang Rusak Rumah Kader Posyandu

oleh -27 Dilihat
oleh
Pohon Tumbang Rusak Rumah Kader Posyandu
Rumah kader posyandu di Situbondo rusak tertimpa pohon kelapa, Selasa (2/6/2026) sore. (BPBD Bondowoso)
banner 468x60

SITUBONDO, Garudasatunews.id – Cuaca ekstrem yang disertai angin kencang mengakibatkan sebuah pohon kelapa roboh dan menimpa rumah milik kader posyandu di Desa Sumberwaru, Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Situbondo, Selasa (2/6/2026) sekitar pukul 17.00 WIB.

Rumah permanen milik Mukti Lestari (59), warga Kampung Krajan RT 03 RW 04 Desa Sumberwaru, mengalami kerusakan pada bagian pagar dan kanopi setelah tertimpa pohon yang tumbang akibat terpaan angin kencang.

Berdasarkan data yang dihimpun dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Situbondo, tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut. Namun, kerugian material akibat kerusakan bangunan ditaksir mencapai sekitar Rp35 juta.

Koordinator Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops) BPBD Situbondo, Puriyono, menjelaskan bahwa insiden bermula saat pohon kelapa milik warga roboh akibat cuaca ekstrem. Pohon tersebut kemudian menimpa pohon mangga yang berada di depannya hingga keduanya tumbang secara bersamaan.

“Awalnya pohon kelapa milik warga roboh karena angin kencang, lalu menimpa pohon mangga di depannya. Setelah itu kedua pohon tumbang dan menutup jalan serta mengenai pagar dan kanopi rumah korban,” ujar Puriyono.

Selain merusak bagian rumah, batang pohon yang tumbang juga sempat mengenai jaringan kabel listrik PLN yang berada di atas kanopi. Kondisi tersebut menimbulkan kekhawatiran warga sekitar terhadap potensi korsleting listrik maupun gangguan jaringan kelistrikan.

Menindaklanjuti laporan dari petugas Trantib Kecamatan Banyuputih, BPBD Situbondo bersama unsur gabungan segera diterjunkan ke lokasi untuk melakukan penanganan darurat dan memastikan keselamatan warga di sekitar area terdampak.

Tim gabungan yang terdiri dari BPBD, Koramil, Polsek, Taruna Siaga Bencana (Tagana), pemerintah desa, serta masyarakat setempat melakukan pemotongan batang pohon menggunakan gergaji mesin. Proses evakuasi material pohon dilakukan secara bertahap hingga akses jalan yang sebelumnya tertutup dapat kembali digunakan.

Hasil asesmen sementara BPBD menunjukkan rumah korban mengalami kerusakan kategori sedang. Kanopi rumah berukuran sekitar 8 meter x 4 meter menjadi bagian yang mengalami dampak paling signifikan akibat tertimpa batang pohon.

BPBD juga menyatakan akan melakukan pengkajian kebutuhan pascabencana (Jitupasna) guna menentukan bentuk tindak lanjut dan kemungkinan bantuan yang dapat diberikan kepada korban terdampak sesuai ketentuan yang berlaku.

Seiring masih adanya potensi cuaca ekstrem di sejumlah wilayah Situbondo, BPBD mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat beraktivitas di sekitar pohon berukuran besar maupun bangunan yang rentan terdampak angin kencang.

“Tidak ada korban dalam kejadian ini. Penanganan langsung dilakukan bersama tim gabungan agar akses jalan kembali normal dan kondisi aman,” kata Puriyono.

(Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.