PKB Mojokerto Bidik Kemenangan Pemilu 2029

oleh -23 Dilihat
oleh
PKB Mojokerto Bidik Kemenangan Pemilu 2029
Pengukuhan Pengurus DPC - DPAC, PKB Kabupaten Mojokerto periode 2026-2031 di kawasan Candi Brahu, Desa Bejijong, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto.
banner 468x60

MOJOKERTO, Garudasatunews.id – Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Mojokerto menegaskan target politik menghadapi Pemilu 2029. Konsolidasi organisasi menjadi salah satu fokus utama kepengurusan baru untuk mempertahankan sekaligus memperkuat posisi politik PKB di Kabupaten Mojokerto.

Pengukuhan kepengurusan yang digelar di kawasan Candi Brahu, Trowulan, Mojokerto, menjadi momentum bagi jajaran PKB untuk menyatukan langkah menuju agenda politik 2029. Target yang dikemukakan adalah menjadikan Kabupaten Mojokerto semakin “ijo royo-royo”, sebagai gambaran penguatan dukungan elektoral PKB.

Langkah tersebut tidak berdiri sendiri. Sebelumnya, DPP PKB telah menetapkan Ayni Zuroh sebagai Ketua DPC PKB Kabupaten Mojokerto untuk masa bakti 2026-2031. Penetapan itu merupakan bagian dari proses organisasi PKB di Jawa Timur yang melalui Musyawarah Cabang serta Uji Kelayakan dan Kepatutan.

Kepengurusan baru kemudian diarahkan untuk memperkuat struktur hingga tingkat kecamatan dan desa. Dalam agenda konsolidasi sebelumnya, DPC PKB Kabupaten Mojokerto menyatakan penataan DPAC dan ranting menjadi bagian penting persiapan menghadapi Pemilu 2029. Komposisi pengurus juga disebut memadukan kader berpengalaman dengan kalangan muda serta keterwakilan perempuan.

Dari sisi politik elektoral, target tersebut memiliki pijakan pada hasil Pemilu 2024. Data yang dihimpun dari sejumlah pemberitaan menunjukkan PKB memperoleh 10 kursi DPRD Kabupaten Mojokerto pada periode 2024-2029. Dengan posisi tersebut, mempertahankan basis politik sekaligus meningkatkan perolehan kursi menjadi pekerjaan organisasi menjelang Pemilu 2029.

Ketua DPC PKB Kabupaten Mojokerto Ayni Zuroh sebelumnya juga menyampaikan pentingnya pembenahan struktur partai. DPC menargetkan penataan kepengurusan tingkat kecamatan hingga desa sebagai bagian dari konsolidasi menghadapi kontestasi politik mendatang.

Target “ijo royo-royo” dengan demikian bukan sekadar slogan politik. Implementasinya akan sangat bergantung pada kemampuan kepengurusan baru membangun konsolidasi sampai tingkat akar rumput, menjaga soliditas kader, serta menerjemahkan target elektoral menjadi kerja organisasi yang terukur.

Dalam konteks persiapan Pemilu 2029, perhatian berikutnya tertuju pada bagaimana PKB Mojokerto mengubah momentum pengukuhan dan konsolidasi tersebut menjadi kekuatan politik nyata di tingkat daerah. Target mempertahankan kemenangan sekaligus meningkatkan representasi di lembaga legislatif akan menjadi salah satu indikator yang dapat mengukur efektivitas strategi tersebut.

(Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.