Persija Tertekan, Persebaya Siap Gagalkan Ambisi

oleh -21 Dilihat
oleh
Persija Tertekan, Persebaya Siap Gagalkan Ambisi
Persebaya Surabaya berhadapan dengan tuan rumah Persijap Jepara di Stadion Gelora Bumi Kartini, Sabtu (21/2/2026). Foto: Media Persebaya
banner 468x60

SURABAYA, Garudasatunews.id – Laga panas antara Persija Jakarta melawan Persebaya Surabaya pada pekan ke-27 Super League 2025/2026 bukan sekadar pertandingan biasa. Duel yang akan digelar Sabtu (11/4/2026) di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, menjadi pertaruhan besar bagi ambisi tuan rumah menjaga peluang di papan atas.

Persija datang dengan tekanan tinggi. Posisi ketiga klasemen dengan 52 poin membuat kemenangan menjadi harga mati jika tidak ingin semakin tertinggal dari Persib di puncak dan Borneo FC di posisi kedua. Selisih poin yang cukup lebar menempatkan laga ini sebagai titik krusial dalam perburuan gelar.

Di tengah tekanan tersebut, gelandang Persija Fabio Calonego menegaskan timnya masih menjaga optimisme. Namun, pernyataan tersebut juga mencerminkan situasi yang tidak sepenuhnya ideal di internal tim, terutama dalam menjaga konsistensi performa.

“Selama peluang masih ada, kami akan terus berjuang,” ujarnya.

Persija juga menghadapi kendala komposisi pemain. Absennya Jordi Amat akibat kartu merah serta Thales Lira karena akumulasi kartu kuning membuka celah di lini pertahanan. Kondisi ini berpotensi dimanfaatkan lawan, meski pihak Persebaya menilai kekuatan Persija tidak serta-merta melemah.

Pelatih Persebaya, Bernardo Tavares, menegaskan timnya tidak ingin terjebak asumsi keuntungan dari absennya dua pemain tersebut. Ia justru menilai kedalaman skuad Persija tetap menjadi ancaman serius.

“Saya tidak melihat itu sebagai keuntungan. Persija tetap tim kuat,” tegasnya.

Persebaya datang dengan pendekatan lebih terukur. Tim pelatih disebut telah melakukan analisis terhadap permainan Persija sejak laga sebelumnya, termasuk kekalahan 1-3 pada pertemuan pertama yang kini menjadi bahan evaluasi.

Meski berstatus tim tamu, Persebaya membawa ambisi yang sama besar. Posisi keenam klasemen dengan 42 poin membuat mereka masih berpeluang merangsek naik, asalkan mampu mencuri poin di kandang lawan.

Tavares juga menyoroti faktor kebugaran pemain sebagai penentu utama. Ia tidak ingin mengambil risiko dengan menurunkan pemain yang belum siap secara fisik, mengingat intensitas pertandingan yang diprediksi tinggi.

“Fokus kami memastikan kondisi pemain benar-benar siap,” ujarnya.

Pertemuan ini dipastikan berlangsung ketat. Di satu sisi, Persija dibayangi tekanan wajib menang demi menjaga asa juara. Di sisi lain, Persebaya datang tanpa beban berlebih namun dengan potensi mengganggu peta persaingan papan atas.

Situasi ini menegaskan bahwa laga bukan hanya soal tiga poin, tetapi juga ujian mental, konsistensi, dan kedalaman strategi kedua tim di tengah kompetisi yang semakin kompetitif.

(Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.