Persebaya Tekuk Penang FC, Tavares Soroti Kekurangan

oleh -26 Dilihat
oleh
Persebaya Tekuk Penang FC, Tavares Soroti Kekurangan
Persebaya Tekuk Penang FC, Tavares Soroti Kekurangan
banner 468x60

SURABAYA, Garudasatunews.id – Persebaya Surabaya menutup rangkaian persiapan pramusim dengan menghadapi Penang FC dalam laga persahabatan internasional di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya. Pertandingan ini menjadi salah satu tolok ukur terakhir bagi skuad Bajul Ijo sebelum memasuki kompetisi Super League 2026/2027.

Pelatih Persebaya, Bernardo Tavares, tidak ingin kemenangan atas klub asal Malaysia tersebut membuat tim terlena. Baginya, laga uji coba bukan sekadar mengejar hasil akhir, melainkan kesempatan untuk mengidentifikasi sejumlah kekurangan yang masih harus dibenahi sebelum kompetisi resmi dimulai.

Pertandingan melawan Penang FC sebelumnya memang diposisikan sebagai agenda penting dalam proses pembentukan tim. Tavares memanfaatkan rangkaian laga pramusim untuk menguji komposisi pemain, melakukan rotasi, sekaligus melihat sejauh mana pemain baru mampu beradaptasi dengan sistem permainan yang diterapkannya.

Catatan tersebut menjadi penting karena Persebaya tengah membangun skuad dengan sejumlah wajah baru. Tavares sejak awal menegaskan bahwa Piala Presiden bukan target akhir, melainkan bagian dari proses membangun tim yang lebih siap menghadapi kompetisi.

Sebelum menghadapi Penang FC, Persebaya juga mencatat hasil positif pada dua pertandingan Piala Presiden. Bajul Ijo menang 1-0 atas Persija Jakarta melalui gol Francisco Rivera dan kembali menang 1-0 atas PSMS Medan. Pada laga melawan PSMS, Tavares bahkan melakukan rotasi dengan menurunkan sejumlah pemain pelapis sejak awal.

Dari sudut pandang persiapan kompetisi, kemenangan beruntun tersebut memberikan modal kepercayaan diri. Namun, persoalan utama bukan hanya mempertahankan hasil positif, melainkan memastikan organisasi permainan, chemistry antarpemain, efektivitas serangan, dan konsistensi selama 90 menit benar-benar siap ketika menghadapi pertandingan kompetitif.

Laga kontra Penang FC juga memiliki nilai strategis karena menghadirkan karakter permainan berbeda dari lawan-lawan Persebaya di kompetisi domestik. Kondisi tersebut memberi ruang bagi Tavares untuk menguji respons pemain sekaligus mencari kombinasi terbaik sebelum daftar pemain utama benar-benar dipatok.

Sebelumnya, Tavares menyebut pertandingan menghadapi Penang FC sebagai kesempatan terakhir untuk mematangkan permainan sebelum kompetisi resmi. Dengan demikian, hasil pertandingan harus dibaca secara proporsional: kemenangan penting, tetapi evaluasi terhadap kelemahan tim tetap menjadi pekerjaan utama staf pelatih.

Persebaya kini dihadapkan pada tantangan yang lebih besar. Ketika kompetisi Super League 2026/2027 bergulir, ruang untuk bereksperimen akan semakin terbatas. Karena itu, pekerjaan Tavares bukan berhenti setelah laga melawan Penang FC, tetapi memastikan setiap catatan dari pramusim diterjemahkan menjadi perbaikan nyata.

Bagi Green Force, pramusim pada akhirnya bukan tentang siapa yang paling banyak menang, melainkan seberapa siap tim menghadapi tekanan kompetisi. Kemenangan atas Penang FC menjadi modal, sementara kekurangan yang masih terlihat menjadi pekerjaan rumah yang harus segera dituntaskan sebelum pertarungan resmi dimulai.

(Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.