Persebaya Ditahan PSS Sleman, Tavares Soroti Ketajaman Gol

oleh -33 Dilihat
oleh
Persebaya Ditahan PSS Sleman, Tavares Soroti Ketajaman Gol
Pelatih Persebaya Surabaya Bernardo Tavares menyampaikan; hal terpenting dalam sepak bola adalah menciptakan gol.
banner 468x60

SURABAYA, Garudasatunews.id – Persebaya Surabaya harus puas berbagi poin setelah bermain imbang 2-2 melawan PSS Sleman pada pekan kelima Super League 2026/2027 di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Minggu (18/10/2026). Hasil tersebut menjadi bahan evaluasi bagi pelatih Bernardo Tavares, terutama terkait efektivitas penyelesaian akhir dan konsentrasi pertahanan.

Persebaya dua kali tertinggal sebelum akhirnya terhindar dari kekalahan melalui gol Miguel Pereira pada menit ke-36 dan masa tambahan waktu babak kedua. Gol penyeimbang pada menit ke-90+2 memastikan tim berjuluk Green Force itu mengamankan satu poin di hadapan pendukungnya.

Hasil imbang tersebut sekaligus menyisakan pekerjaan rumah bagi Persebaya. Meski mampu menciptakan banyak peluang, dominasi serangan belum sepenuhnya menghasilkan kemenangan yang diharapkan.

Banyak Peluang, Penyelesaian Akhir Jadi Evaluasi

Dalam pertandingan tersebut, Persebaya mencatatkan 23 tembakan, dengan sembilan di antaranya mengarah tepat ke gawang. Statistik itu menunjukkan upaya tuan rumah dalam menekan pertahanan PSS Sleman.

Namun, banyaknya peluang belum berbanding lurus dengan hasil akhir. Ketidakmampuan memaksimalkan kesempatan menjadi salah satu aspek yang perlu diperbaiki agar Persebaya lebih efektif dalam pertandingan berikutnya.

Pelatih Bernardo Tavares mengapresiasi kerja keras para pemain, tetapi mengakui hasil pertandingan belum sesuai harapan. Bermain di kandang sendiri, Persebaya sebenarnya membidik kemenangan untuk memenuhi ekspektasi Bonek dan Bonita.

Menurut Tavares, perjuangan pemain hingga menit akhir patut dihargai. Meski demikian, kesalahan dalam pertandingan dapat memengaruhi hasil, sehingga evaluasi tetap diperlukan.

Pertahanan dan Konsistensi Jadi Pekerjaan Rumah

Selain efektivitas serangan, kebobolan dua gol juga menjadi perhatian. Persebaya harus memperbaiki koordinasi pertahanan dan menjaga konsentrasi sepanjang pertandingan agar tidak terus berada dalam posisi mengejar ketertinggalan.

Dalam sepak bola, kemampuan menciptakan peluang perlu diimbangi ketajaman penyelesaian akhir dan disiplin bertahan. Tanpa keseimbangan tersebut, dominasi permainan belum tentu menghasilkan tiga poin.

Gol penyama kedudukan pada penghujung laga memang memperlihatkan daya juang Persebaya. Namun, hasil 2-2 tetap menjadi pengingat bahwa peluang dan kerja keras harus diikuti efektivitas di kedua sisi permainan.

Persebaya Bersiap Hadapi PSM Makassar

Setelah menghadapi PSS Sleman, Persebaya dijadwalkan bertandang ke markas PSM Makassar pada Kamis (22/10/2026). Waktu pemulihan yang terbatas membuat kondisi fisik pemain menjadi perhatian tim pelatih.

Tavares menyatakan akan berkoordinasi dengan tim medis untuk memeriksa kebugaran skuad sebelum menentukan pemain yang paling siap diturunkan.

Evaluasi pertandingan melawan PSS diharapkan menjadi bekal bagi Persebaya untuk memperbaiki performa. Tantangan berikutnya bukan hanya menciptakan peluang, melainkan memastikan kesempatan tersebut berujung gol dan menjaga pertahanan tetap solid.

Bagi Persebaya, satu poin di kandang menjadi hasil yang belum sepenuhnya memenuhi target. Konsistensi permainan, ketajaman lini depan, dan minimnya kesalahan akan menjadi faktor penting dalam upaya meraih hasil lebih baik pada laga selanjutnya.

(Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.