
SUMENEP, Garudasatunews.id – Pembangunan jembatan di Dusun Galuguran, Desa Lebeng Barat, Kecamatan Pasongsongan, Kabupaten Sumenep, terus menunjukkan progres. Kali ini, batu gunung dipasang untuk memperkuat konstruksi sekaligus mengikat besi WF pada bagian jembatan.
Pekerjaan tersebut dilakukan pada Minggu (13/9/2026) oleh Babinsa Koramil 0827/11 Pasongsongan bersama personel Babinsa dan tiga orang tukang. Pengerjaan menjadi bagian dari program Bakti TNI AD untuk Rakyat Madura Tahun 2026.
Babinsa Koramil 0827/11 Pasongsongan, Sertu Dadang Sulistyo, mengatakan pemasangan batu gunung menjadi tahapan penting untuk memperkuat konstruksi jembatan.
“Batu gunung ini kami pasang untuk mengikat besi WF supaya konstruksinya lebih kuat dan tidak mudah bergeser,” kata Sertu Dadang.
Menurutnya, pekerjaan dilakukan secara bertahap dengan memperhatikan kondisi konstruksi di lapangan. Setiap bagian dikerjakan agar jembatan nantinya memiliki struktur yang kuat dan aman digunakan masyarakat.
“Kami kerjakan pelan-pelan tetapi harus kuat. Yang paling penting, nanti jembatan ini benar-benar bisa dipakai warga dengan aman,” ujarnya.
Jembatan Galuguran nantinya diharapkan dapat mempermudah mobilitas masyarakat, termasuk aktivitas warga dan petani yang menggunakan akses tersebut dalam kegiatan sehari-hari.
Pembangunan jembatan ini sekaligus menjadi bagian dari upaya TNI AD membantu membuka dan memperkuat akses masyarakat di wilayah pedesaan melalui program Bakti TNI AD untuk Rakyat Madura. (Pendim 0827/Sumenep)











