Penunjukan Sekda Disorot, Isu Komunikasi Jadi Alasan

oleh -20 Dilihat
oleh
Penunjukan Sekda Disorot, Isu Komunikasi Jadi Alasan
Lisdyarita Pilih Agus Sugiarto Jadi Sekda Ponorogo, Ini Alasannya
banner 468x60

PONOROGO, Garudasatunews.id – Penunjukan Agus Sugiarto sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Ponorogo memicu sorotan publik, terutama terkait alasan strategis di balik keputusan tersebut. Plt Bupati Ponorogo, Lisdyarita, menyebut kebutuhan figur yang “paling pas” menjadi dasar utama di tengah dinamika birokrasi dan persoalan internal pemerintahan.

Lisdyarita menegaskan, jabatan Sekda tidak sekadar administratif, melainkan posisi kunci yang menentukan arah koordinasi pemerintahan. “Semua kandidat bagus, tapi ada yang lebih unggul sesuai kebutuhan saat ini,” ujarnya, Senin (13/4/2026).

Di balik pernyataan tersebut, tersirat adanya persoalan yang belum sepenuhnya terselesaikan di internal Pemkab Ponorogo, khususnya dalam hal komunikasi antara eksekutif dan legislatif. Lisdyarita mengakui hubungan tersebut sempat mengalami kendala yang berdampak pada pengambilan kebijakan.

“PR utama adalah komunikasi antara eksekutif dan legislatif. Sebelumnya sempat ada masalah, bahkan menimbulkan kekhawatiran dalam mengambil keputusan,” ungkapnya.

Penunjukan Agus Sugiarto dinilai sebagai langkah untuk meredam ketegangan tersebut. Sekda diharapkan mampu menjadi penghubung efektif antar lembaga sekaligus memastikan stabilitas birokrasi tetap terjaga.

Lisdyarita juga menyoroti kompleksitas tugas Sekda yang mencakup koordinasi lintas organisasi perangkat daerah, perencanaan kebijakan, hingga menjaga keseimbangan politik di internal pemerintahan daerah. Kondisi ini disebut membutuhkan figur dengan kapasitas di atas rata-rata kepala dinas.

“Peran Sekda sangat strategis, bukan hanya koordinasi, tapi juga menjembatani kepentingan eksekutif dan legislatif,” tegasnya.

Selain faktor komunikasi, agenda besar lain yang menanti adalah penataan birokrasi. Pemerintah daerah mengisyaratkan akan segera melakukan mutasi jabatan untuk mengisi kekosongan posisi eselon II yang dinilai menghambat kinerja organisasi.

“Setelah ini akan ada mutasi karena masih banyak kekosongan di eselon II,” tambahnya.

Penunjukan ini juga tidak lepas dari konteks kekosongan jabatan Sekda sebelumnya yang terjadi pasca kasus hukum yang menjerat pejabat terdahulu. Kondisi tersebut memperkuat urgensi pengisian posisi strategis guna menjaga stabilitas pemerintahan.

Agus Sugiarto sendiri telah resmi dilantik sebagai Sekda definitif dalam prosesi di rumah dinas bupati, Pringgitan Ponorogo, pada Jumat (10/4/2026). Pelantikan ini menandai berakhirnya kekosongan jabatan sekaligus menjadi titik awal pembenahan birokrasi yang selama ini disorot.

Keputusan ini kini menjadi ujian apakah figur baru mampu menjawab persoalan mendasar di tubuh pemerintahan, atau justru membuka babak baru dinamika politik birokrasi di Ponorogo. (Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.