Penumpang Bandara Dhoho Melonjak 120 Persen

oleh -39 Dilihat
oleh
Penumpang Bandara Dhoho Melonjak 120 Persen
PT Angkasa Pura Indonesia resmi menutup Posko Terpadu Angkutan Udara Lebaran 2026 di Bandara Internasional Dhoho Kediri setelah beroperasi selama 17 hari, sejak 13 hingga 29 Maret 2026.
banner 468x60

KEDIRI, Garudasatunews.id – PT Angkasa Pura Indonesia menutup Posko Terpadu Angkutan Udara Lebaran 2026 di Bandara Internasional Dhoho Kediri setelah 17 hari operasional, dengan lonjakan penumpang mencapai 120 persen dibanding periode tahun sebelumnya.

Selama periode 13 hingga 29 Maret 2026, operasional penerbangan tercatat berlangsung tanpa gangguan signifikan, dengan total 28 pergerakan pesawat, 2.973 penumpang, dan 2.194 kilogram kargo yang dilayani.

Manajemen bandara mengklaim kelancaran tersebut merupakan hasil koordinasi lintas instansi, meski peningkatan trafik penumpang menjadi indikator utama tekanan terhadap kapasitas layanan.

General Manager Bandara Dhoho Kediri, Rahmat Yoni Saputra, menyebut sinergi antar pemangku kepentingan menjadi faktor kunci dalam menjaga stabilitas operasional selama masa puncak Lebaran.

“Operasional berjalan aman dan lancar berkat kolaborasi seluruh stakeholder,” ujarnya.

Data komparatif menunjukkan pertumbuhan signifikan dibanding periode Lebaran 2025. Pergerakan pesawat meningkat 40 persen, sementara jumlah penumpang melonjak hingga 120 persen.

Lonjakan ini didorong terutama oleh peningkatan penumpang datang sebesar 134 persen, mencerminkan tingginya arus mudik ke wilayah Kediri dan sekitarnya.

Di sisi lain, penumpang berangkat juga meningkat 103 persen, menunjukkan arus balik berjalan relatif terkendali.

Kenaikan jumlah penumpang yang lebih tinggi dibanding pergerakan pesawat mengindikasikan meningkatnya tingkat keterisian (load factor) penerbangan, yang berpotensi menekan kenyamanan layanan jika tidak diantisipasi dengan penambahan kapasitas.

Meski mencatat pertumbuhan signifikan, durasi operasional posko tahun ini lebih singkat, yakni 17 hari dibandingkan 22 hari pada tahun sebelumnya, yang menjadi variabel penting dalam evaluasi kinerja.

Pihak bandara menyatakan capaian ini akan menjadi bahan evaluasi untuk peningkatan layanan, kesiapan operasional, serta penguatan koordinasi pada periode angkutan berikutnya, seiring tren peningkatan mobilitas masyarakat.

(Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.