SURABAYA, Garudasatunews.id – Seorang pengunjung Triple X Night Club Surabaya dilaporkan mengalami luka berat hingga harus dilarikan ke rumah sakit setelah terjadi bentrokan antarpengunjung pada Minggu (30/8/2026) dini hari. Korban diduga mengalami luka akibat pukulan benda keras dan sabetan senjata tajam.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, keributan awalnya terjadi di dalam area tempat hiburan malam tersebut. Perselisihan diduga dipicu persoalan seorang perempuan yang datang bersama kekasihnya, kemudian diduga digoda oleh pengunjung lain. Situasi selanjutnya berkembang menjadi keributan dan berujung aksi pengeroyokan.
Seorang petugas keamanan di kawasan ruko Kedungdoro Bayu mengungkapkan, keributan kemudian berlanjut hingga ke luar lokasi. Salah seorang pengunjung yang menjadi korban disebut berusaha melarikan diri ke arah selatan sebelum bersembunyi di area parkir mobil boks.
Korban disebut mengalami luka pada bagian kepala akibat pukulan batu serta luka sabetan senjata tajam di bagian punggung. Petugas keamanan bersama anggota kepolisian kemudian membubarkan aksi tersebut.
Dalam kondisi terluka, korban selanjutnya dievakuasi ke rumah sakit di kawasan Jalan Diponegoro untuk mendapatkan perawatan medis.
Keterangan petugas keamanan menyebutkan, kondisi korban cukup serius dengan darah yang terlihat keluar dari bagian kepala dan punggung. Namun, hingga laporan ini disusun, belum terdapat keterangan resmi mengenai identitas maupun kondisi terkini korban dari pihak berwenang.
Dari sisi penanganan perkara, kepolisian juga belum memberikan pernyataan resmi mengenai kronologi lengkap maupun motif kejadian. Meski demikian, berdasarkan informasi dari sumber internal kepolisian, Unit Resmob Satreskrim Polrestabes Surabaya disebut telah mengamankan tiga orang yang diduga terlibat dalam peristiwa tersebut.
Informasi mengenai tiga orang yang diamankan tersebut masih perlu dikonfirmasi melalui keterangan resmi kepolisian. Status hukum mereka juga belum dapat disimpulkan sebelum adanya penjelasan penyidik.
Sementara itu, pihak manajemen Triple X Night Club Surabaya belum memberikan keterangan terkait insiden tersebut. Upaya konfirmasi kepada perwakilan manajemen bernama Bambang melalui pesan WhatsApp juga disebut belum memperoleh tanggapan.
Peristiwa ini menyisakan sejumlah pertanyaan mengenai aspek keamanan di tempat hiburan malam, khususnya terkait bagaimana keributan dapat berkembang menjadi kekerasan hingga menyebabkan seorang pengunjung mengalami luka berat. Penanganan kepolisian dan keterangan resmi pihak pengelola menjadi penting untuk mengungkap rangkaian kejadian secara utuh.
(Red-Garudasatunews)












