Pengemudi Diduga Serangan Jantung, Xenia Masuk Sungai

oleh -31 Dilihat
oleh
Pengemudi Diduga Serangan Jantung, Xenia Masuk Sungai
Kondisi mobil setelah dievakuasi dari sungai.
banner 468x60

MADIUN, Garudasatunews.id – Kecelakaan tunggal di jalur nasional Surabaya–Madiun berujung fatal setelah sebuah Daihatsu Xenia bernopol B 1445 SZD terjun ke sungai di Desa Gunungsari, Kabupaten Madiun, Selasa (31/3/2026) malam. Dugaan awal mengarah pada kondisi medis pengemudi yang tiba-tiba memburuk saat berkendara.

Peristiwa terjadi sekitar pukul 20.30 WIB, ketika kendaraan yang dikemudikan Biso Sujarwo (56), warga Ponorogo, melaju dari arah selatan menuju utara dengan membawa tiga penumpang. Di lokasi kejadian, kendaraan dilaporkan mendadak kehilangan kendali, bergerak ke kiri, lalu masuk ke sungai di sisi jalan.

Kondisi jalan dan cuaca saat kejadian dilaporkan normal, tanpa hambatan berarti. Hal ini memperkuat dugaan bahwa faktor utama kecelakaan bukan berasal dari eksternal, melainkan dari kondisi internal pengemudi.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Madiun, Ipda Andika Cahyono, menyebut indikasi kuat mengarah pada serangan jantung yang dialami pengemudi saat berada di balik kemudi. “Pengemudi diduga tidak mampu mengendalikan kendaraan akibat kondisi kesehatan yang mendadak menurun,” ujarnya.

Akibat kejadian tersebut, pengemudi dinyatakan meninggal dunia di lokasi. Sementara tiga penumpang lainnya—Edy Sukamto, Umi Ridiatanti, dan Pani Patulijanah—selamat tanpa luka serius, menandakan benturan tidak terjadi secara frontal.

Petugas kepolisian bersama warga setempat melakukan evakuasi korban dan kendaraan dari sungai. Proses penanganan juga disertai pengaturan arus lalu lintas untuk mencegah kepadatan di jalur nasional tersebut.

Polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara, mengamankan barang bukti, serta menghimpun keterangan saksi guna memastikan penyebab pasti kecelakaan. Jenazah korban dievakuasi untuk keperluan visum sebagai bagian dari prosedur penyelidikan.

Hasil pemeriksaan awal tidak menemukan indikasi keterlibatan kendaraan lain, menguatkan dugaan kecelakaan tunggal akibat faktor kesehatan. Kerugian material ditaksir mencapai Rp5 juta.

Kepolisian mengingatkan pengendara agar memastikan kondisi fisik sebelum berkendara, terutama pada perjalanan malam dan jarak jauh, guna menekan risiko kecelakaan fatal di jalan raya. (Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.