Pengangguran Kediri Turun, 11 Ribu Terserap Kerja

oleh -38 Dilihat
oleh
Pengangguran Kediri Turun, 11 Ribu Terserap Kerja
Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana atau yang akrab disapa Mas Dhito
banner 468x60

KEDIRI, Garudasatunews.id – Pemerintah Kabupaten Kediri mengklaim berhasil menekan tingkat pengangguran terbuka (TPT) menjadi 4,71 persen pada 2025. Penurunan ini disebut sebagai hasil intervensi kebijakan ketenagakerjaan setelah lonjakan tajam akibat pandemi Covid-19.

Data Dinas Tenaga Kerja yang merujuk Badan Pusat Statistik menunjukkan tren penurunan sejak puncak kenaikan pada 2022 yang mencapai 6,83 persen. Pada 2021, angka pengangguran tercatat 5,15 persen, sebelum akhirnya mulai ditekan dalam dua tahun terakhir.

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana atau Mas Dhito mengungkapkan, sekitar 11.000 warga berhasil terserap ke dunia kerja dalam periode 2024 hingga 2025. Ia menilai capaian ini sebagai indikasi mulai efektifnya program pemerintah daerah.

“Penurunan ini tidak mudah, karena sempat melonjak akibat pandemi. Namun dalam satu tahun terakhir, jumlah pengangguran berkurang sekitar 11.000 jiwa,” ujarnya, Rabu (1/4/2026).

Pemkab Kediri mengandalkan sejumlah program untuk mendorong penyerapan tenaga kerja, mulai dari pelatihan berbasis kompetensi, sertifikasi tenaga kerja, hingga digitalisasi layanan melalui aplikasi E-Kerjo. Selain itu, program padat karya dan penyelenggaraan job fair juga dijadikan instrumen utama membuka akses kerja.

Dari sisi anggaran, lebih dari Rp14,44 miliar digelontorkan untuk mendukung kebijakan tersebut. Dana ini difokuskan pada peningkatan keterampilan tenaga kerja, fasilitasi penempatan kerja, serta dukungan kepada sektor usaha agar mampu menyerap tenaga kerja lokal.

Namun, di tengah capaian tersebut, pemerintah daerah mulai menyiapkan strategi jangka panjang melalui penyusunan roadmap ketenagakerjaan 2026–2030. Langkah ini disertai rencana pemberian insentif kepada dunia usaha serta kemudahan perizinan guna mendorong investasi.

Mas Dhito bahkan menargetkan tingkat pengangguran Kediri dapat ditekan lebih rendah dari rata-rata provinsi dalam beberapa tahun ke depan, yang saat ini berada di kisaran 3,88 persen.

Meski demikian, efektivitas program tidak hanya diukur dari penurunan angka statistik. Pemerintah daerah menekankan pentingnya kualitas pekerjaan yang layak dan berkelanjutan sebagai indikator utama keberhasilan.

Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Kediri, Ibnu Imad, menambahkan bahwa keberhasilan ini juga ditopang sinergi lintas organisasi perangkat daerah. Ia menyebut momentum job fair, yang rutin digelar sekitar Mei, menjadi salah satu faktor signifikan dalam meningkatkan serapan tenaga kerja, khususnya bagi lulusan baru.

Ke depan, tantangan utama tetap pada konsistensi implementasi kebijakan dan kemampuan menciptakan lapangan kerja yang stabil di tengah dinamika ekonomi yang terus berubah. (Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.