Pencari Rumput Tewas Penuh Luka di Hutan Probolinggo

oleh -21 Dilihat
oleh
Pencari Rumput Tewas Penuh Luka di Hutan Probolinggo
Kepergian seorang warga untuk mencari rumput di kawasan hutan Kecamatan Sumber, Kabupaten Probolinggo, berakhir tragis.
banner 468x60

PROBOLINGGO, Garudasatunews.id – Seorang pencari rumput ditemukan meninggal dunia dengan sejumlah luka pada tubuhnya di kawasan hutan Kecamatan Sumber, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, Senin (28/9/2026) sekitar pukul 13.00 WIB. Polisi kini menyelidiki penyebab kematian korban yang hingga kini belum diketahui secara pasti.

Sebelum ditemukan meninggal, korban diketahui pergi ke kawasan hutan untuk mencari rumput. Namun, hingga siang hari korban tidak kunjung kembali ke rumah. Kondisi tersebut membuat keluarga dan sejumlah warga melakukan pencarian ke lokasi yang biasa menjadi tempat korban mencari rumput.

Pencarian kemudian berujung pada penemuan korban dalam kondisi sudah tidak bernyawa. Sejumlah luka ditemukan pada tubuh korban. Temuan tersebut selanjutnya dilaporkan kepada pihak kepolisian untuk dilakukan pemeriksaan dan penyelidikan lebih lanjut.

Menerima laporan tersebut, personel Polsek Sumber bersama Pamapta dan Tim Satreskrim Polres Probolinggo mendatangi lokasi penemuan jenazah. Petugas melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), memeriksa kondisi sekitar lokasi, meminta keterangan saksi, serta mengamankan sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan peristiwa tersebut.

Plt. Kasihumas Polres Probolinggo Ipda Widy Purwa Apriantoro mengatakan, petugas langsung bergerak setelah menerima laporan. Pemeriksaan awal dilakukan di lokasi, termasuk meminta keterangan sejumlah saksi dan mengamankan barang yang dianggap memiliki keterkaitan dengan peristiwa tersebut.

Keberadaan sejumlah luka pada tubuh korban menjadi bagian penting yang masih didalami penyidik. Namun, polisi belum memastikan apakah luka tersebut merupakan akibat tindak kekerasan atau disebabkan faktor lainnya. Karena itu, kesimpulan mengenai penyebab kematian belum dapat ditarik sebelum rangkaian pemeriksaan selesai.

Dari sisi penyelidikan, polisi masih berupaya merekonstruksi kejadian sebelum korban ditemukan meninggal. Keterangan saksi, kondisi lokasi, serta barang-barang yang diamankan menjadi bagian dari proses pengumpulan bukti untuk mengetahui apa yang sebenarnya terjadi di kawasan hutan tersebut.

Hingga Selasa (29/9/2026), kepolisian masih mengumpulkan bukti dan mendalami keterangan para saksi. Penyebab pasti kematian korban maupun keterkaitan luka pada tubuhnya dengan dugaan tindak kekerasan masih menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut.

(Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.