Pemuda PGIW Jatim Desak Usut Teror Aktivis KontraS

oleh -35 Dilihat
oleh
Pemuda PGIW Jatim Desak Usut Teror Aktivis KontraS
Ketua 1 Pemuda PGIW Jatim, Hizkia Trianto
banner 468x60

SURABAYA, Garudasatunews.id – Pemuda Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia Wilayah Jawa Timur mengecam keras aksi teror penyiraman air keras terhadap aktivis hak asasi manusia dari Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan, Andrie Yunus. Peristiwa tersebut dinilai sebagai ancaman serius terhadap kebebasan sipil serta ruang demokrasi di Indonesia.

Ketua Umum Pemuda PGIW Jawa Timur, Cahaya Purnama Putra, menegaskan aksi kekerasan tersebut tidak hanya melukai korban secara fisik, tetapi juga berpotensi menjadi upaya intimidasi terhadap para pembela hak asasi manusia.

“Peristiwa ini bukan sekadar tindak kekerasan terhadap individu, tetapi juga ancaman terhadap nilai-nilai demokrasi serta kebebasan masyarakat sipil dalam memperjuangkan keadilan dan kebenaran,” ujarnya dalam keterangan tertulis di Surabaya, Minggu (15/3/2026).

Menurutnya, negara memiliki kewajiban konstitusional untuk menjamin keamanan seluruh warga negara, termasuk para aktivis yang terlibat dalam advokasi penegakan hak asasi manusia. Karena itu, ia mendesak aparat penegak hukum bergerak cepat mengusut kasus tersebut secara transparan dan profesional.

Desakan serupa disampaikan Ketua I Pemuda PGIW Jawa Timur, Hizkia Trianto. Ia meminta Prabowo Subianto memberikan perhatian serius terhadap kasus tersebut dengan memerintahkan Listyo Sigit Prabowo untuk mengungkap pelaku hingga aktor intelektual di balik serangan.

“Kami mendesak Presiden memastikan aparat penegak hukum bekerja secara transparan dan profesional, serta mengungkap pelaku maupun aktor intelektual di balik serangan ini. Tidak boleh ada ruang bagi impunitas terhadap pelaku kekerasan terhadap pembela HAM,” tegasnya.

Pemuda PGIW Jawa Timur juga menyampaikan pernyataan sikap yang menegaskan lima tuntutan utama, di antaranya mengecam keras aksi penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus, mendesak aparat penegak hukum mengusut tuntas kasus secara cepat dan transparan, serta meminta pemerintah memberikan perlindungan maksimal kepada para aktivis dan pembela HAM.

Selain itu, mereka juga mengajak seluruh elemen masyarakat menjaga iklim demokrasi yang sehat dengan menolak segala bentuk intimidasi, kekerasan, maupun teror terhadap aktivis dan masyarakat sipil.

Menurut organisasi tersebut, penegakan hukum yang tegas dalam kasus ini penting untuk memberikan rasa keadilan bagi korban sekaligus mencegah terulangnya kekerasan terhadap pembela hak asasi manusia di masa mendatang. (Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.