Pemuda Bangkalan Tewas Misterius di Pinggir Jalan

oleh -38 Dilihat
oleh
Pemuda Bangkalan Tewas Misterius di Pinggir Jalan
eorang pemuda asal Desa Tajungan, Kecamatan Kamal, Kabupaten Bangkalan, ditemukan meninggal dunia di tepi jalan kawasan Desa Keleyan, Kecamatan Socah, Minggu (29/3/2026) sore. Korban diduga meninggal akibat kecelakaan setelah mengalami cedera otak berat.
banner 468x60

BANGKALAN, Garudasatunews.id – Seorang pemuda asal Desa Tajungan, Kecamatan Kamal, ditemukan tewas di tepi jalan kawasan Desa Keleyan, Kecamatan Socah, Minggu (29/3/2026) sore, dengan dugaan awal sebagai korban kecelakaan yang memicu cedera otak berat.

Korban diidentifikasi sebagai Bisma Albertino Assegaf (20), yang sebelumnya dilaporkan hilang oleh keluarga setelah tidak pulang selama beberapa hari, menimbulkan pertanyaan terkait kronologi sebelum kematiannya.

Penemuan jasad bermula dari laporan warga yang mencium bau menyengat di area ilalang pinggir Jalan Raya A Yani. Setelah dilakukan pengecekan, korban ditemukan tergeletak bersama sepeda motor miliknya dalam kondisi sudah tidak bernyawa.

Warga segera melaporkan temuan tersebut ke pihak kepolisian. Petugas yang tiba di lokasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara dan mengevakuasi jenazah ke RSUD Syamrabu Bangkalan guna pemeriksaan medis lanjutan.

Kasi Humas Polres Bangkalan, Agung Intama, membenarkan bahwa korban sebelumnya telah dilaporkan hilang oleh keluarga, meski detail waktu pelaporan masih dalam penelusuran.

“Untuk detailnya tanggal laporan, masih kami cek,” ujarnya.

Hingga kini, kepolisian masih mendalami penyebab pasti kematian korban, termasuk kemungkinan adanya faktor lain di luar dugaan kecelakaan tunggal.

Hasil pemeriksaan awal tim medis menunjukkan adanya luka di sejumlah bagian tubuh korban, mulai dari kepala, lengan, hingga kaki. Dokter forensik RSUD Syamrabu Bangkalan, Edy Suharto, menyatakan luka-luka tersebut mengarah pada indikasi benturan keras.

“Luka ditemukan di beberapa bagian tubuh, diduga akibat kecelakaan,” ungkapnya.

Ia menambahkan, penyebab kematian diduga kuat akibat cedera otak berat atau gegar otak yang dipicu luka fatal di bagian kepala, namun penyelidikan lanjutan masih diperlukan untuk memastikan tidak adanya unsur lain dalam peristiwa tersebut.

(Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.