Pemprov Jatim Gelar Pasar Murah ke-118 di Blitar

oleh -18 Dilihat
oleh
Pemprov Jatim Gelar Pasar Murah ke-118 di Blitar
Gubenur Jatim Gelar Pasar Murah ke-118 di Blitar.
banner 468x60

BLITAR, Garudasatunews.id – Pemerintah Provinsi Jawa Timur menggelar Pasar Murah di Lapangan Brubuh, Kelurahan Kalipang, Kecamatan Sutojayan, Kabupaten Blitar, Sabtu (5/9/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga keterjangkauan harga kebutuhan pokok sekaligus memperkuat daya beli masyarakat dan mengendalikan inflasi daerah.

Pasar Murah di Blitar merupakan titik ke-118 dalam rangkaian intervensi penjangkauan suplai logistik yang dilakukan Pemprov Jatim di berbagai daerah. Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa hadir langsung meninjau pelaksanaan kegiatan tersebut.

Khofifah mengatakan, bahan pokok yang dijual dalam Pasar Murah mendapatkan subsidi dari Pemprov Jatim sehingga harganya berada di bawah harga pasar. Kebijakan tersebut diarahkan untuk membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pangan dengan harga lebih terjangkau.

Sejumlah komoditas yang tersedia antara lain beras medium seharga Rp11.000 per kilogram dan beras premium Rp14.000 per kilogram. Minyak goreng dijual Rp13.000 per liter, gula pasir Rp14.000 per kilogram, sedangkan tepung terigu Rp10.000 per kilogram.

Untuk kebutuhan protein dan bumbu dapur, telur ayam ras dijual Rp20.000 per pak, daging ayam ras Rp32.000 per pak, bawang merah dan bawang putih masing-masing Rp6.000 per 250 gram. Paket cabai juga tersedia dengan harga Rp5.000 per 200 gram.

Menurut Khofifah, subsidi harga tersebut merupakan bentuk intervensi pemerintah untuk memperkuat akses masyarakat terhadap kebutuhan pokok. Langkah itu sekaligus diharapkan mampu menjaga stabilitas harga pangan dan mengendalikan tekanan inflasi di daerah.

Pemprov Jatim menempatkan pasar murah bukan sekadar kegiatan penjualan bahan pangan dengan harga rendah. Program tersebut menjadi instrumen untuk mendekatkan pasokan kepada konsumen, terutama masyarakat yang membutuhkan akses terhadap bahan pokok dengan harga lebih terjangkau.

Di sisi lain, intervensi harga melalui subsidi juga menunjukkan pentingnya koordinasi antara pemerintah provinsi dengan pemerintah kabupaten dan kota. Pemprov Jatim menyebut langkah tersebut bersifat melengkapi program stabilisasi pangan yang telah dijalankan pemerintah daerah.

Pasar Murah di Sutojayan tersebut juga digelar dalam rangka menyambut Muktamar Nahdlatul Ulama ke-35 Jawa Timur Tahun 2026. Dengan titik pelaksanaan yang terus diperluas, pemerintah berharap distribusi kebutuhan pokok dapat semakin dekat dengan masyarakat sekaligus menjaga daya beli dan kestabilan harga pangan.

(Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.