Pemkot Mojokerto Tekankan Inovasi Berdampak Nyata

oleh -27 Dilihat
oleh
Pemkot Mojokerto Tekankan Inovasi Berdampak Nyata
Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari saat Monev Pengisian IID/IGA 2026 di Bapperida Kota Mojokerto. [Foto : ist]
banner 468x60

KOTA MOJOKERTO, Garudasatunews.id – Pemerintah Kota Mojokerto terus mendorong pengembangan inovasi daerah agar tidak berhenti pada pencapaian administratif maupun penghargaan, tetapi benar-benar menghasilkan manfaat yang dapat dirasakan masyarakat.

Komitmen tersebut sejalan dengan penekanan Pemkot Mojokerto dalam pengembangan inovasi pelayanan publik. Pemerintah daerah menempatkan inovasi sebagai instrumen untuk memperbaiki kualitas pelayanan, menjawab kebutuhan warga, sekaligus menghadirkan solusi atas berbagai persoalan di tingkat daerah.

Catatan capaian inovasi Kota Mojokerto menunjukkan konsistensi tersebut. Dalam Innovative Government Award (IGA) 2024, Kota Mojokerto berhasil mempertahankan predikat sebagai Kota Terinovatif se-Indonesia untuk ketiga kalinya secara berturut-turut sejak 2022. Pada ajang tersebut, 222 inovasi Pemkot Mojokerto didaftarkan dan Indeks Inovasi Daerah mencapai 92,25.

Sejumlah inovasi menjadi contoh pendekatan pelayanan yang diarahkan langsung kepada kebutuhan warga. Palapa Mojo, misalnya, mengintegrasikan berbagai layanan pemerintah dalam satu platform digital, mencakup layanan administrasi kependudukan, kesehatan, pendidikan hingga perizinan.

Selain itu, terdapat Lakon Kumis Mas Gege atau Layanan Konsultasi Hukum Gratis untuk Masyarakat Gununggedangan. Program tersebut memungkinkan masyarakat memperoleh konsultasi hukum tanpa biaya melalui kerja sama dengan organisasi bantuan hukum.

Namun, capaian jumlah inovasi dan penghargaan pada akhirnya bukan satu-satunya ukuran keberhasilan. Tantangan berikutnya adalah memastikan setiap inovasi memiliki keberlanjutan, digunakan masyarakat, mudah diakses, serta mampu memberikan perubahan yang terukur.

Sudut pandang tersebut menjadi penting karena inovasi pemerintahan pada dasarnya bukan sekadar menciptakan program baru. Inovasi harus menjawab persoalan konkret, memangkas prosedur yang tidak perlu, memperluas akses layanan, dan meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Pemkot Mojokerto sendiri telah membangun ekosistem inovasi melalui regulasi, kompetisi inovasi daerah, pemberian apresiasi kepada inovator, serta monitoring dan evaluasi bersama pihak terkait. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga agar inovasi tidak berhenti setelah memperoleh pengakuan atau penghargaan.

Dengan demikian, ukuran paling penting dari ratusan inovasi yang dikembangkan pemerintah bukan hanya berapa banyak program yang tercatat, melainkan seberapa besar dampaknya terhadap kehidupan warga. Transparansi mengenai hasil, tingkat pemanfaatan, serta evaluasi setiap inovasi juga menjadi penting agar masyarakat dapat menilai secara objektif efektivitas kebijakan pemerintah.

Penguatan inovasi yang berorientasi pada hasil diharapkan membuat pelayanan publik Kota Mojokerto semakin adaptif, cepat dan tepat sasaran. Dengan pendekatan tersebut, inovasi tidak sekadar menjadi angka dalam penilaian pemerintah daerah, tetapi benar-benar menjadi instrumen peningkatan kesejahteraan masyarakat.

(Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.