Pemkot Kediri Jamin Biaya Kesehatan Warga Miskin

oleh -94 Dilihat
oleh
Pemkot Kediri Jamin Biaya Kesehatan Warga Miskin
Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati bersama Wakil Wali Kota Kediri Qowimuddin melaunching Program Penyelenggaraan Pelayanan Kesehatan
banner 468x60

KEDIRI, Garudasatunews.id – Pemerintah Kota Kediri resmi meluncurkan Program Penyelenggaraan Pelayanan Kesehatan yang dapat diklaim melalui pembiayaan APBD Kota Kediri di RSUD Kilisuci, Rabu (18/02/2026). Program ini menyasar warga dengan kriteria desil 1–5 DTSEN guna memastikan kepastian pembiayaan layanan kesehatan.

Peluncuran dilakukan langsung Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati bersama Wakil Wali Kota Qowimuddin, ditandai penandatanganan komitmen bersama antara Dinas Kesehatan Kota Kediri dengan RSUD Gambiran dan RSUD Kilisuci. Pemkot juga menjalin kerja sama dengan 10 rumah sakit mitra, yakni RS Bhayangkara Kediri, RS TK. IV 05.07.02 Kediri, RS Baptis, RS Muhammadiyah Ahmad Dahlan, RSU Lirboyo, RSU Ratih, RSIA Nirmala, RSIA Citra Keluarga, RSIA Melinda, dan RSGM IIK Bhakti Wiyata.

Wali Kota menegaskan kesehatan merupakan fondasi utama mewujudkan masyarakat sejahtera, produktif, dan berdaya saing. Karena itu, pemerintah daerah wajib menjamin akses layanan kesehatan yang layak dan terjangkau.

“Program ini memberikan kepastian pembiayaan, terutama bagi warga tidak mampu. Kami ingin akses layanan kesehatan lebih mudah dan merata,” ujarnya.

Pemkot Kediri akan menanggung biaya layanan kesehatan yang tidak dijamin oleh Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) maupun asuransi lain, khususnya untuk kasus darurat di Instalasi Gawat Darurat (IGD). Langkah ini diambil untuk mengantisipasi kasus-kasus medis yang membutuhkan penanganan cepat di rumah sakit.

“Beberapa diagnosa memang dibatasi dan harus dilayani di faskes tingkat pertama. Namun dalam kondisi mendesak, masyarakat tetap harus segera mendapatkan pelayanan di rumah sakit,” tegasnya.

Program ini diperkuat melalui Sistem Elektronik Jaminan Kesehatan Kota Kediri (SEHATI) yang berfungsi mendukung administrasi pembiayaan sekaligus mengidentifikasi status ekonomi pasien berdasarkan data desil.

Melalui sistem tersebut, rumah sakit dapat mengetahui kategori desil pasien sehingga mekanisme pembiayaan lebih transparan dan tepat sasaran. Pemkot menegaskan prioritas utama diberikan kepada warga kurang mampu.

Wali Kota juga mengingatkan Dinas Kesehatan dan seluruh rumah sakit mitra agar menjalankan program secara profesional sesuai ketentuan perundang-undangan.

“Semoga program ini benar-benar bermanfaat bagi masyarakat dan mampu mewujudkan Kota Kediri yang sehat, produktif, dan sejahtera,” pungkasnya.

Peluncuran turut dihadiri Pj Sekda M. Ferry Djatmiko, Asisten Pemerintahan dan Kesra Samsul Bahri, Plt Kepala Dinas Kesehatan Fahmi Adi, kepala OPD, perwakilan rumah sakit, serta tamu undangan lainnya. (Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.