Pemkab Jember Hibahkan Lahan 47 Hektare ke Polri

oleh -249 Dilihat
Pemkab Jember Hibahkan Lahan 47 Hektare ke Polri
Akhmad Helmi Luqman, di DPRD Jember, 2 Februari 2026.
banner 468x60

JEMBER, Garudasatunews.id – Pemerintah Kabupaten Jember menghibahkan lahan seluas 47 hektare di kawasan Mojan, Kelurahan Bintoro, Kecamatan Patrang, kepada Kepolisian Republik Indonesia untuk pembangunan Sekolah Polisi Negara (SPN) dan fasilitas keamanan. Hibah tersebut diajukan dengan alasan mendorong pertumbuhan ekonomi dan memperkuat keamanan wilayah.

Pejabat Sekretaris Daerah Jember, Akhmad Helmi Luqman, mengatakan kawasan Jember utara masih minim aktivitas ekonomi. Pembangunan SPN diharapkan memicu perputaran ekonomi masyarakat setempat.

“Wilayah utara masih sepi. Jika SPN dibangun, akan muncul aktivitas ekonomi baru,” kata Helmi dalam rapat dengar pendapat Panitia Khusus Pelepasan Aset DPRD Jember, Senin (2/2/2026).

Menurut Helmi, keberadaan SPN berpotensi menumbuhkan usaha warga seperti rumah kos, jasa laundry, dan sektor pendukung lainnya. Selain itu, sebagian lahan juga direncanakan untuk Markas Komando Brigade Mobil (Brimob).

Ia menyebut faktor keamanan menjadi pertimbangan penting, mengingat jumlah penduduk Jember mencapai sekitar 2,7 juta jiwa, sementara Mako Brimob terdekat berada di Bondowoso, sekitar 30 kilometer dari pusat kota Jember.

Dalam surat Bupati Jember tertanggal 3 Juli 2025 kepada DPRD, lahan yang dihibahkan tercatat sebagai barang milik daerah dengan total luas sekitar 55,57 hektare dan tercantum dalam lima Sertifikat Hak Pakai. Dari kajian pemkab, lahan tersebut dinilai kurang produktif jika hanya disewakan.

Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Jember, Hanan Kukuh Ratmono, mendukung rencana pembangunan SPN di Mojan. Namun, DPRD meminta kepastian jadwal pembangunan agar aset yang dihibahkan segera dimanfaatkan.

“Jangan sampai aset sudah diserahkan, tapi pembangunannya bertahun-tahun tidak berjalan,” kata Hanan.

DPRD juga meminta adanya manfaat langsung bagi warga Jember, termasuk peluang prioritas bagi pemuda lokal untuk mengikuti pendidikan di SPN. Permintaan ini muncul karena pengalaman hibah lahan kepada kepolisian sebelumnya yang belum dimanfaatkan sesuai rencana hingga kini.(Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.