Pemerintah Percepat Penanganan Longsor Bandung Barat

oleh -73 Dilihat
Pemerintah Percepat Penanganan Longsor Bandung Barat
Pratikno (tengah) Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) saat memberikan keterangan dalam penanganan bencana longsor di Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Minggu (25/1/2026).
banner 468x60

BANDUNG, Garudasatunews.id – Pemerintah pusat menegaskan komitmennya untuk mempercepat penanganan bencana tanah longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat.

Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno menekankan bahwa penanganan korban dilakukan secara menyeluruh, mulai dari pencarian dan identifikasi korban, penyerahan jenazah kepada keluarga, perlindungan pengungsi, hingga mitigasi potensi bencana susulan.

“Prioritas utama saat ini adalah penyelamatan jiwa. Operasi SAR dilakukan 24 jam non-stop, karena masih sekitar 83 warga yang dalam pencarian,” kata Pratikno di Bandung Barat, Minggu (25/1/2026), dikutip dari Antara.

Ia menjelaskan, penanganan longsor dilakukan melalui lima kluster utama. Kluster pertama adalah pencarian dan pertolongan (SAR) yang dikoordinasikan Basarnas, dengan dukungan TNI, Polri, BPBD, BNPB, serta relawan.

Kluster kedua, kesehatan, mengoperasikan pos medis 24 jam dengan dukungan ambulans dan sistem rujukan darurat. Layanan trauma healing juga disiapkan bagi korban terdampak.

Selanjutnya, kluster logistik memastikan kebutuhan dasar pengungsi terpenuhi, mulai dari sembako, makanan siap saji, hingga perlengkapan darurat seperti selimut dan kebutuhan pokok lainnya.

Kluster perlindungan sosial melibatkan Kementerian Sosial, Dinas Sosial, BPBD Provinsi Jawa Barat, serta BPBD Kabupaten Bandung Barat untuk mendampingi korban dan keluarga terdampak.

“Kluster terakhir adalah infrastruktur, yang fokus pada pencegahan bencana lanjutan serta penyediaan fasilitas pendukung bagi warga,” jelas Pratikno.

Selain penanganan darurat, pemerintah juga menyiapkan langkah jangka menengah. Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka telah membahas rencana relokasi warga bersama Wakil Gubernur Jawa Barat dan Bupati Bandung Barat, termasuk percepatan identifikasi lahan aman guna meminimalkan risiko bencana susulan.

“Pembahasan relokasi dan penyiapan lahan aman sudah mulai dilakukan,” tegas Menko PMK.(Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.