Peluit Fajar Kompol Sofyan Efendi, Merajut Rasa Aman di Jalanan Surabaya Utara

oleh -41 Dilihat
oleh
banner 468x60

IMG-20261019-WA0002

SURABAYA, garudasatunews.id|| Pukul 06.30 WIB, ketika deru mesin kendaraan dan derap langkah pekerja mulai memadat di persimpangan-persimpangan Surabaya utara, Kompol Sofyan Efendi tidak sedang duduk di balik meja kerjanya. Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Krembangan itu memilih berdiri di atas aspal, memegang peluit, dan mengatur simpul-simpul kemacetan.
Aksi tersebut bukan sekadar rutinitas fajar. Langkah Sofyan bersama jajaran Unit Lalu Lintas Polsek Krembangan pada Senin (19/10/2026) merupakan bentuk penerjemahan langsung dari Program Quick Wins 1 Kapolri, yang menempatkan “Ruang Publik Aman” sebagai pilar utama pelayanan.
Di lapangan, petugas disebar ke titik-titik krusial yang selama ini menjadi simpul kepadatan. Bagi Sofyan, kehadiran fisik polisi di jam-jam rawan bukan sekadar mengurai ekor kendaraan yang memanjang, melainkan pernyataan sikap: jalan raya harus bebas dari ancaman kecelakaan maupun tindak kriminalitas.
“Kehadiran kami di jam sibuk adalah bentuk pelayanan prima. Tujuannya ganda: memastikan lalu lintas mengalir, menekan risiko kecelakaan, dan mempersempit ruang gerak kejahatan jalanan,” ujar Sofyan di sela-sela pengaturan arus.
Pendekatan ini selaras dengan arah kebijakan transformasi kepolisian yang terus digulirkan Mabes Polri. Di tengah kritik publik yang kerap menyoroti jarak antara institusi penegak hukum dan warga, aksi turun ke jalan di jam berangkat kerja menjadi upaya merajut kembali rasa aman yang nyata—bukan sekadar narasi di atas kertas.
Ketika peluit ditiup dan kendaraan kembali merayap teratur di bawah terik matahari pagi Surabaya yang mulai naik, Polsek Krembangan ingin menitipkan pesan sederhana: ruang publik yang aman bukan datang dengan sendirinya, ia dijaga meter demi meter sejak fajar menyingsing.
( Diva )

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.