Ndukurfiah Berusia 100 Tahun, Pemkab Gresik Kirim Makanan Setiap Hari

oleh -26 Dilihat
oleh
Ndukurfiah Berusia 100 Tahun, Pemkab Gresik Kirim Makanan Setiap Hari
Ndukurfiah Berusia 100 Tahun, Pemkab Gresik Kirim Makanan Setiap Hari
banner 468x60

GRESIK, Garudasatunews.id – Kepedulian terhadap warga lanjut usia (lansia) yang hidup seorang diri mulai diwujudkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik melalui program PIRINGKU (Pemberian Makanan Khusus pada Lansia). Salah satu penerima manfaatnya adalah Ndukurfiah, perempuan berusia 100 tahun yang tinggal seorang diri di rumah kontrakan di Desa Pangkahkulon, Kecamatan Ujungpangkah. Kini, kebutuhan makan hariannya mendapat perhatian melalui pengiriman makanan siap konsumsi setiap hari.

Program percontohan tersebut menyasar lansia tunggal kurang mampu yang tidak memiliki pendamping untuk membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari. Pada tahap awal, sebanyak 40 lansia di Kecamatan Ujungpangkah menerima bantuan makanan siap konsumsi selama 60 hari atau dua bulan.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Gresik, Ummi Khoiroh, menjelaskan bahwa PIRINGKU dirancang untuk membantu lansia yang memiliki keterbatasan tenaga dalam menyiapkan makanan secara mandiri.

Bantuan diberikan dalam bentuk makanan siap santap, bukan uang tunai maupun paket sembako. Kebijakan tersebut diarahkan agar kebutuhan konsumsi harian penerima manfaat dapat terpenuhi secara langsung.

Distribusi Dimulai Sejak Pagi

Penyaluran makanan dilakukan setiap hari mulai pukul 05.30 WIB hingga sekitar pukul 09.00 WIB. Jadwal pengiriman disesuaikan dengan jarak dan persebaran tempat tinggal para penerima manfaat di wilayah Kecamatan Ujungpangkah.

Menu makanan juga disusun dengan memperhatikan kebutuhan gizi lansia. Komposisinya meliputi karbohidrat, sayuran, serta lauk-pauk yang disesuaikan dengan rekomendasi tenaga kesehatan dan ahli gizi.

Sebelum menerima bantuan, para lansia terlebih dahulu menjalani pemeriksaan kesehatan melalui petugas Puskesmas. Pemeriksaan tersebut diperlukan untuk mengetahui kondisi kesehatan, termasuk kemungkinan penyakit degeneratif seperti hipertensi dan diabetes.

Dalam pelaksanaannya, masyarakat dari sejumlah desa turut diberdayakan untuk membantu proses memasak. Keterlibatan warga ini menjadi bagian dari pelaksanaan program sekaligus memperkuat kepedulian sosial terhadap kelompok lansia.

Ndukurfiah Tinggal Sendiri, Anak Merantau ke Luar Negeri

Di antara 40 penerima manfaat, kondisi Ndukurfiah menjadi gambaran nyata tantangan kehidupan lansia yang tinggal tanpa pendamping keluarga.

Perempuan berusia satu abad tersebut mengaku tinggal sendiri di rumah kontrakan. Sementara anaknya merantau ke luar negeri sehingga tidak dapat mendampinginya setiap hari.

Bagi Ndukurfiah, bantuan makanan yang diterimanya bukan sekadar pemenuhan kebutuhan konsumsi, tetapi juga bentuk perhatian terhadap kondisi kehidupannya.

“Saya senang, Bu. Maturnuwun, sudah diberi makanan. Alhamdulillah,” ungkapnya.

Kondisi tersebut memperlihatkan pentingnya perhatian terhadap lansia tunggal, khususnya mereka yang tidak memiliki anggota keluarga di dekat tempat tinggalnya untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar.

Keberlanjutan Program Menjadi Perhatian

Meski pelaksanaan PIRINGKU sejauh ini dilaporkan tidak menghadapi kendala berarti, program tersebut masih berada dalam tahap uji coba selama 60 hari dan baru diterapkan di Kecamatan Ujungpangkah.

Hasil evaluasi pelaksanaan akan menjadi bahan pertimbangan Pemkab Gresik untuk menentukan keberlanjutan program sekaligus kemungkinan perluasan cakupan penerima manfaat pada 2027.

Kebutuhan lansia terhadap bantuan pangan dan pendampingan sosial menjadi salah satu aspek yang perlu diperhatikan dalam evaluasi tersebut. Sebab, persoalan lansia yang hidup seorang diri tidak hanya berkaitan dengan ketersediaan makanan, tetapi juga menyangkut akses pelayanan kesehatan, perhatian sosial, serta keberlangsungan perlindungan terhadap kelompok rentan.

Program PIRINGKU diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan percontohan, melainkan dapat menjadi salah satu bentuk perlindungan sosial yang berkelanjutan bagi lansia kurang mampu di Kabupaten Gresik.

(Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.