Modus Lempar, Narkoba dan HP Diselundupkan ke Lapas

oleh -8 Dilihat
oleh
Modus Lempar, Narkoba dan HP Diselundupkan ke Lapas
Modus Lempar, Narkoba dan HP Diselundupkan ke Lapas
banner 468x60

BLITAR, Garudasatunews.id – Upaya penyelundupan narkoba dan handphone ke dalam Lapas Kelas IIB Blitar terdeteksi meningkat menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Modus yang digunakan semakin berani, salah satunya dengan melempar paket dari luar tembok lapas ke area steril.

Kasus terbaru terungkap pada Rabu (18/03/2026) saat petugas Kesatuan Pengamanan Lapas (KPLP) melakukan patroli rutin di area brandgang. Petugas menemukan bungkusan plastik hitam mencurigakan yang tergeletak di zona pengamanan.

Setelah dilakukan pemeriksaan di bawah pengawasan Kepala Lapas Blitar, Romi Novitrion, dan Kepala KPLP Fathah Dien Akbar, paket tersebut berisi satu unit handphone serta ratusan butir pil koplo jenis LL.

“Kami sudah memetakan titik rawan. Modus lemparan ini memanfaatkan celah waktu tertentu, namun sistem deteksi dini kami masih mampu mengantisipasi,” tegas Romi.

Pihak lapas mengakui, tren penyelundupan barang terlarang mengalami peningkatan signifikan menjelang Lebaran. Selain modus lempar, pelaku juga kerap menyelipkan barang dalam makanan saat kunjungan hingga memanfaatkan berbagai celah pengawasan.

Kepala KPLP Fathah Dien Akbar menyatakan pengawasan kini diperketat, terutama di titik-titik yang berpotensi menjadi blind spot. Instruksi internal menekankan penguatan patroli dan pengawasan maksimal di area steril.

“Instruksi pimpinan jelas, pengawasan diperketat dan tidak boleh ada celah sekecil apa pun yang dimanfaatkan,” ujarnya.

Seluruh barang bukti telah diserahkan ke Polres Blitar Kota untuk pengembangan kasus. Aparat kini memburu pelaku pelempar paket sekaligus menelusuri kemungkinan keterlibatan warga binaan di dalam lapas.

Langkah ini menegaskan adanya koordinasi penegakan hukum untuk memutus rantai penyelundupan dari luar hingga ke dalam lapas. Meski sistem pengamanan dinilai berjalan, modus lempar dari luar tembok tetap menjadi tantangan serius yang membutuhkan pengawasan ekstra dan penindakan tegas. (Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.