Minibus Masuk Jurang, Satu Tewas di Madiun

oleh -33 Dilihat
oleh
Minibus Masuk Jurang, Satu Tewas di Madiun
Minibus Masuk Jurang, Satu Tewas di Madiun
banner 468x60

MADIUN, Garudasatunews.id – Kecelakaan lalu lintas tunggal yang melibatkan sebuah minibus terjadi di jalan desa wilayah Desa Segulung, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun, Rabu (22/7/2026) sekitar pukul 19.30 WIB. Kendaraan tersebut dilaporkan masuk ke jurang, mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan sejumlah penumpang mengalami luka-luka.

Berdasarkan informasi awal yang dihimpun dari Satlantas Polres Madiun, insiden tersebut menyebabkan satu korban meninggal dunia di lokasi kejadian. Selain itu, dua orang mengalami luka berat, tiga orang mengalami luka ringan, dan satu korban lainnya menderita luka lecet.

Petugas kepolisian bersama unsur terkait segera mendatangi lokasi untuk melakukan evakuasi korban, olah tempat kejadian perkara (TKP), serta mengamankan arus lalu lintas di sekitar lokasi kecelakaan.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Madiun, Ipda Andika Cahyono, membenarkan adanya peristiwa kecelakaan tunggal tersebut. Menurutnya, hingga saat ini penyelidikan masih berlangsung sehingga penyebab pasti kendaraan masuk ke jurang belum dapat disimpulkan.

“Benar, telah terjadi kecelakaan lalu lintas tunggal sebuah kendaraan minibus yang masuk jurang di Desa Segulung, Kecamatan Dagangan. Anggota masih melakukan olah TKP dan penanganan di lokasi. Kronologi lengkap masih dalam proses penyelidikan,” ujar Ipda Andika Cahyono saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp.

Sejumlah personel kepolisian masih mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi di lokasi serta melakukan pendataan terhadap para korban. Proses identifikasi juga terus dilakukan untuk memastikan data korban secara akurat sebelum disampaikan kepada publik.

Sampai berita ini diterbitkan, identitas korban belum diumumkan oleh pihak kepolisian sebagai bagian dari proses penyelidikan dan penghormatan terhadap hak privasi korban beserta keluarganya. Informasi mengenai penyebab kecelakaan, kondisi kendaraan, maupun kemungkinan adanya faktor lain masih menunggu hasil penyelidikan resmi dari Satlantas Polres Madiun.

Masyarakat diimbau menunggu keterangan resmi dari aparat penegak hukum dan tidak menyebarluaskan informasi yang belum terverifikasi guna menghindari munculnya spekulasi maupun disinformasi terkait peristiwa tersebut.

(Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.