Mie Gacoan Probolinggo Dibuka, IPAL Permanen Belum Rampung

oleh -262 Dilihat
Mie Gacoan Probolinggo Dibuka, IPAL Permanen Belum Rampung
Pembukaan segel dilakukan sekitar pukul 10.00 WIB. Kasatpol PP Kota Probolinggo, Fathur Rozi, membuka langsung banner penutupan sementara yang sebelumnya dipasang oleh Pemerintah Kota Probolinggo. Setelah itu, pihak manajemen Mie Gacoan kembali membuka operasional resto.
banner 468x60

PROBOLINGGO, Garudasatunews.id – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Probolinggo membuka segel penutupan sementara Resto Mie Gacoan di Jalan Suroyo, Jumat (6/2/2026), meski kewajiban pembangunan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) permanen belum diselesaikan.

Pembukaan segel dilakukan sekitar pukul 10.00 WIB oleh Kasatpol PP Kota Probolinggo, Fathur Rozi. Setelah segel dibuka, manajemen Mie Gacoan kembali mengoperasikan restoran.

Mie Gacoan sebelumnya disegel sejak 22 September 2025 karena belum memenuhi persyaratan perizinan. Dua temuan utama saat itu adalah Analisis Dampak Lalu Lintas (Andalalin) yang belum tuntas serta sistem IPAL yang tidak sesuai ketentuan.

Rozi mengatakan pembukaan segel dilakukan berdasarkan rekomendasi Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Probolinggo. Namun, ia mengakui masih ada kewajiban yang harus dipenuhi pengelola.

“Perizinan dinyatakan sudah lengkap. Tinggal pembangunan IPAL permanen yang diberi tenggat waktu empat bulan,” ujar Rozi.

Saat ini, Mie Gacoan masih menggunakan IPAL sementara sambil menunggu penyelesaian IPAL permanen. Kondisi tersebut menimbulkan sorotan publik karena pengelolaan limbah menjadi salah satu syarat utama operasional usaha.

Rozi berharap beroperasinya kembali resto tersebut dapat meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) serta memberi dampak ekonomi bagi masyarakat.

Terkait laporan dugaan pelanggaran Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) oleh salah satu LSM, Rozi menyatakan laporan tersebut tidak berkaitan dengan perizinan yang menjadi dasar penutupan sebelumnya.

Sementara itu, Legal Konsultan Mie Gacoan, Salamul Huda, mengakui pembangunan IPAL permanen belum rampung. “IPAL permanen akan kami selesaikan kurang dari empat bulan. Salurannya sudah ada, tinggal penggalian,” katanya.

Ia juga menyebut pihaknya telah mengajukan permohonan diskresi kepada Wali Kota Probolinggo agar resto tetap beroperasi selama proses penyelesaian IPAL permanen berlangsung.(Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.