Menuai Kritik, Sekda Bangkalan Tegaskan Pelantikan Malam Hari 89 Kepala Sekolah Murni Karena Keterbatasan Waktu.

oleh -30 Dilihat
oleh
IMG-20260903-WA0046
IMG-20260903-WA0046
banner 468x60

 

BANGKALAN, Garudasatunews.id — Kebijakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan menggelar pelantikan puluhan kepala sekolah pada Senin malam (31/8/2026) menuai sorotan dan kritik dari berbagai pihak. Pelantikan yang berlangsung di luar jam kerja formal tersebut disinyalir sarat akan kepentingan serta tendensi tertentu.

 

Menanggapi tuduhan tersebut, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bangkalan, Ismet Efendi, memberikan klarifikasi. Ismet menepis anggapan miring itu dan menegaskan bahwa pelaksanaan agenda pada malam hari murni disebabkan oleh padatnya jadwal Bupati Bangkalan serta tingginya urgensi pengisian jabatan.

 

“Pelantikan malam hari murni karena tekanan waktu dan adanya permintaan masyarakat agar jabatan yang kosong segera diisi,” tegas Ismet, Kamis (3/9/2026).

 

Isi Kekosongan 180 Jabatan Kepala Sekolah :

Ismet menjelaskan, Pemkab Bangkalan saat ini menghadapi kekosongan kepemimpinan di tingkat satuan pendidikan yang cukup besar, yakni mencapai 180 posisi sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP).Dari total kekosongan tersebut, sebanyak 89 kepala sekolah telah resmi dilantik. Namun, terdapat dua calon kepala sekolah yang memilih mengundurkan diri dan menyatakan tidak bersedia dilantik.

 

“Ada 89 yang sudah dilantik, lalu dua orang mengundurkan diri karena tidak mau dilantik,” ujarnya.

 

Ia menambahkan, pengisian jabatan kepala sekolah harus melewati proses administrasi yang ketat sesuai ketentuan yang berlaku, termasuk mengantongi persetujuan dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB).

 

Proses Mandiri Menguras WaktuSalah satu kendala teknis yang memicu keterlambatan proses, kata Ismet, adalah mekanisme pengunggahan dokumen administratif yang wajib dilakukan secara mandiri oleh masing-masing kandidat.

“Masing-masing calon yang akan dilantik mengunggah sendiri berkas yang dipersyaratkan. Proses pemenuhan administrasi ini memakan waktu, sementara Pak Bupati menunggu tidak kunjung selesai,” ungkapnya.

 

Lantaran urgensi mengatasi kekosongan kepemimpinan di sekolah agar tidak berlarut-larut, Bupati Bangkalan memerintahkan agar pelantikan segera dipercepat tanpa harus menunggu seluruh kuota terpenuhi.

 

Ismet memastikan bahwa puluhan posisi kepala sekolah yang saat ini masih belum terisi akan diselesaikan melalui agenda pelantikan susulan pada tahap berikutnya. (Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.