Menantu Habisi Mertua di Sampang akibat Sound System Kencang, Terancam 15 Tahun Penjara.

oleh -23 Dilihat
oleh
banner 468x60

IMG-20260924-WA0013

​SAMPANG, Garudasatunews.id – Kepolisian Resor (Polres) Sampang berhasil mengungkap kasus pembunuhan tragis yang terjadi di Dusun Tiagah, Desa Mambulu Barat, Kecamatan Tambelangan, Kabupaten Sampang. Pria berinisial MD (26) ditangkap usai menganiaya mertuanya sendiri, M (55), hingga meninggal dunia.

​Pengungkapan kasus ini disampaikan langsung oleh Kapolres Sampang AKBP Anang Hardiyanto, S.I.K., didampingi jajaran Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Sampang dalam sebuah konferensi pers.

​Insiden berdarah tersebut bermula pada Minggu (20/9/2026) sekitar pukul 21.00 WIB. Pelaku yang merasa terganggu oleh suara keras sound system korban karena membuat anaknya kesulitan tidur mendatangi mertuanya untuk meminta volume mengecil. Namun, komunikasi tersebut memicu perselisihan yang menyulut emosi pelaku.

​Dalam kondisi tersulut emosi, MD mengambil sebilah parang di dekat korban dan mengayunkannya ke bagian atas kepala korban hingga terjatuh. Pelaku kemudian kembali membacok leher belakang sebelah kiri korban sebanyak dua kali hingga korban tewas di tempat.

​Usai melakukan aksinya, pelaku sempat melarikan diri. Tim Satreskrim Polres Sampang bergerak cepat dan berhasil meringkus MD pada Senin (21/9/2026) sekitar pukul 04.30 WIB di sebuah musala Dusun Burajah, berjarak sekitar tiga kilometer dari tempat kejadian perkara (TKP).

​Polisi turut menyita sejumlah barang bukti dari TKP. Dari sisi korban, diamankan sarung hijau lumut, baju biru, dan jaket kulit hitam yang memuat bercak darah. Sementara dari pelaku, petugas menyita barang bukti utama berupa sebilah parang sepanjang 54 sentimeter, pakaian yang dikenakan saat beraksi, serta sebuah kopyah hitam.

​Atas perbuatannya, MD resmi ditahan dan dijerat Pasal 458 Ayat (1) KUHP tentang pembunuhan, dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara. (Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.