Menang 2-0, Lini Depan Persela Disorot

oleh -31 Dilihat
oleh
Menang 2-0, Lini Depan Persela Disorot
Skuad Persela Lamongan saat latihan di Stadion Surajaya.
banner 468x60

LAMONGAN, Garudasatunews.id – Kemenangan Persela Lamongan atas Persiba Balikpapan dengan skor 2-0 di Stadion Surajaya belum menutup persoalan utama tim, setelah lini depan kembali disorot akibat buruknya penyelesaian akhir.

Meski mengamankan tiga poin, Persela masih menunjukkan kelemahan dalam mengonversi peluang menjadi gol. Sejumlah kesempatan matang dalam laga tersebut terbuang, mengindikasikan problem lama yang belum terselesaikan.

Catatan performa sebelumnya memperkuat kondisi tersebut. Dalam delapan pertandingan sebelum laga ini, tim asuhan Bima Sakti hanya mampu mencetak enam gol, angka yang tergolong rendah untuk ukuran kompetisi.

Ketergantungan pada segelintir pemain juga terlihat, dengan Titan Agung menjadi top skor sementara dengan tiga gol, disusul Hambali Tolib dua gol dan Herwin Saputra satu gol.

Absennya Titan Agung akibat kartu merah saat menghadapi PSIS Semarang terbukti berdampak signifikan. Persela bahkan gagal mencetak gol dalam dua laga berikutnya melawan Persiku Kudus dan PSS Sleman.

Produktivitas baru kembali muncul pada pekan ke-22 melalui gol Adalm Malik dan Risqki Putra Utomo saat menghadapi Persiba, namun belum cukup meyakinkan sebagai solusi permanen.

Kini, ujian sesungguhnya menanti saat Persela bertandang ke markas Deltras Sidoarjo pada pekan ke-23. Laga ini diprediksi menjadi tolok ukur apakah perbaikan lini depan benar-benar terjadi atau hanya anomali sesaat.

Pelatih Bima Sakti mengisyaratkan tidak akan melakukan perubahan besar dalam komposisi tim, dengan alasan menjaga ritme dan chemistry pemain.

“Yang pasti kita akan mempertahankan winning team, karena tidak ada waktu untuk banyak perubahan,” ujarnya.

Kembalinya Titan Agung menjadi kabar positif yang diharapkan mampu meningkatkan daya gedor tim, sekaligus mengurangi beban lini serang yang selama ini tumpul.

Namun demikian, efektivitas lini depan Persela tetap menjadi pekerjaan rumah krusial. Tanpa perbaikan signifikan dalam penyelesaian akhir, kemenangan atas Persiba berpotensi hanya menjadi hasil sementara tanpa konsistensi di laga berikutnya.

(Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.