Mayat Misterius Mengapung di Kanal Magetan

oleh -44 Dilihat
oleh
Mayat Misterius Mengapung di Kanal Magetan
Petugas gabungan saat mengevakuasi jenazah tanpa identitas yang ditemukan mengambang di kanal Desa Jonggrang, Kecamatan Barat, Kabupaten Magetan, Rabu (10/6/2026)
banner 468x60

MAGETAN, Garudasatunews.id – Aparat kepolisian masih menyelidiki penyebab kematian seorang pria tanpa identitas yang ditemukan mengapung di saluran kanal Desa Jonggrang, Kecamatan Barat, Kabupaten Magetan, Rabu (10/6/2026).

Penemuan jenazah tersebut sempat menggegerkan warga sekitar. Setelah menerima laporan dari masyarakat, petugas gabungan dari Polsek Barat, Polres Magetan, dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) segera mendatangi lokasi untuk melakukan evakuasi dan mengamankan tempat kejadian.

Kapolsek Barat, AKP Munif Setiyono, membenarkan adanya penemuan mayat yang mengapung di saluran kanal wilayah Desa Jonggrang. Menurutnya, proses evakuasi dilakukan setelah petugas menerima informasi dari warga setempat.

“Kami mendapatkan informasi terkait penemuan mayat di kanal Desa Jonggrang, Kecamatan Barat. Ada mayat mengapung di kanal. Selanjutnya kami bersama tim dari Polsek, Polres, dan BPBD melakukan evakuasi mayat tersebut,” ujar AKP Munif Setiyono.

Usai dievakuasi, jenazah langsung dibawa ke fasilitas kesehatan untuk menjalani pemeriksaan medis guna mendukung proses identifikasi dan penyelidikan lebih lanjut. Hingga berita ini ditulis, identitas korban masih belum diketahui.

Pihak kepolisian mengungkapkan bahwa saat ditemukan tidak terdapat dokumen maupun tanda pengenal yang dapat digunakan untuk mengidentifikasi korban. Kondisi tersebut menjadi salah satu fokus penyelidikan yang kini tengah dilakukan petugas.

“Untuk identitas sementara belum kami temukan. Nanti semoga bisa diketahui identitasnya,” kata Munif.

Selain identitas korban, penyebab kematian juga belum dapat dipastikan. Polisi masih menunggu hasil pemeriksaan medis dan visum untuk mengetahui ada atau tidaknya indikasi tertentu yang berkaitan dengan kematian korban.

“Untuk dugaan sementara kami belum tahu karena masih dalam penyelidikan,” tambahnya.

Saat ini jenazah telah dibawa ke Rumah Sakit Rejomulyo untuk menjalani visum et repertum. Hasil pemeriksaan tersebut akan menjadi dasar bagi penyidik dalam mengungkap identitas korban sekaligus memastikan penyebab kematiannya.

Kepolisian mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga atau memiliki informasi terkait ciri-ciri korban agar segera berkoordinasi dengan pihak berwenang guna membantu proses identifikasi dan penyelidikan yang masih berlangsung.

(Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.