Mas Dhito Perkuat Irigasi Sawah Hadapi Kemarau

oleh -45 Dilihat
oleh
Mas Dhito Perkuat Irigasi Sawah Hadapi Kemarau
Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana minta memperkuat langkah antisipasi musim kemarau dengan menggandeng Pertamina dan PLN
banner 468x60

KEDIRI, Garudasatunews.id – Pemerintah Kabupaten Kediri memperkuat langkah antisipasi musim kemarau dengan menggandeng Pertamina dan PLN guna memastikan ketersediaan air bagi lahan pertanian. Kebijakan yang diarahkan Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana atau Mas Dhito itu difokuskan untuk menjaga produktivitas pertanian, memperkuat ketahanan pangan, sekaligus meminimalkan dampak kekeringan terhadap sektor pertanian.

Selain memperkuat pasokan air, pemerintah daerah juga mempercepat layanan pengurusan solar bersubsidi bagi petani serta menyiapkan pembangunan ratusan sumur submersible sebagai sumber pengairan baru di sejumlah wilayah.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Kediri, Sukadi, mengatakan sektor pertanian menjadi salah satu prioritas pembangunan daerah. Karena itu, koordinasi dengan Pertamina dilakukan untuk memastikan ketersediaan solar bersubsidi bagi petani, sedangkan kerja sama dengan PLN diarahkan untuk mendukung kebutuhan pasokan listrik pada program sumur submersible.

“Kami terus berkomunikasi dengan Pertamina agar kebutuhan solar petani diprioritaskan. Begitu pula dengan PLN karena program sumur submersible membutuhkan daya listrik yang cukup besar,” ujar Sukadi.

Di sisi lain, Pemerintah Kabupaten Kediri juga memangkas birokrasi pengurusan rekomendasi pembelian solar bersubsidi. Apabila sebelumnya petani harus mengurus langsung ke Dinas Pertanian dan Perkebunan, kini proses administrasi dapat diawali melalui Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL).

PPL akan membantu melengkapi seluruh persyaratan, termasuk dokumen pendukung dari pemerintah desa. Setelah dinyatakan lengkap, rekomendasi diterbitkan pada hari yang sama sehingga petani dapat segera memperoleh barcode pembelian solar bersubsidi.

Menurut Sukadi, percepatan pelayanan tersebut tetap disertai pengawasan untuk memastikan distribusi BBM subsidi tepat sasaran dan hanya digunakan bagi pompa air berbahan bakar diesel maupun alat dan mesin pertanian (alsintan).

Sebagai upaya memperkuat sistem irigasi, Pemerintah Kabupaten Kediri juga menyiapkan pembangunan sekitar 380 titik sumur submersible pada tahun 2026. Program tersebut akan dibiayai melalui anggaran pemerintah pusat dan pemerintah daerah serta diprioritaskan bagi kelompok tani di berbagai kecamatan.

Koordinasi dengan PLN Kediri maupun PLN Mojokerto, lanjut Sukadi, terus dilakukan agar penyediaan jaringan listrik menuju lokasi sumur dapat dipercepat sehingga fasilitas tersebut segera dimanfaatkan petani saat musim kemarau.

Selain pembangunan infrastruktur pengairan, pemerintah daerah juga menyalurkan bantuan benih jagung sebanyak 200 ton pada tahun 2026 untuk mendukung budidaya di lahan seluas sekitar 13.300 hektare. Bantuan alat dan mesin pertanian juga disiapkan guna menekan biaya produksi sekaligus meningkatkan efisiensi pengolahan lahan.

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana menegaskan dukungan terhadap sektor pertanian tidak berhenti pada penyaluran benih. Pemerintah daerah masih menyiapkan bantuan alsintan yang akan disalurkan kepada petani sesuai kebutuhan.

Melalui sinergi dengan Pertamina, PLN, serta penguatan infrastruktur irigasi, penyediaan energi, bantuan benih, dan alsintan, Pemerintah Kabupaten Kediri menargetkan produktivitas pertanian tetap terjaga selama musim kemarau sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah.

(Red-Garudasatunews)*

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.