Manusuk Sima Tegaskan Komitmen Kediri Jaga Warisan Budaya

oleh -62 Dilihat
oleh
Manusuk Sima Tegaskan Komitmen Kediri Jaga Warisan Budaya
Wali Kota Vinanda Prameswati menegaskan pembangunan Kota Kediri berlandaskan filosofi sinergi lintas generasi, inovasi, dan pelestarian tradisi.
banner 468x60

KEDIRI, Garudasatunews.id – Pemerintah Kota Kediri memperingati Hari Jadi Kota Kediri ke-1147 dengan menggelar Upacara Tradisi Manusuk Sima di Taman Tirtayasa, Senin (27/7/2026). Prosesi yang menjadi simbol penetapan tanah sima sekaligus penanda lahirnya Kota Kediri itu kembali dilaksanakan di lokasi yang memiliki keterkaitan historis dengan berdirinya kota, setelah tiga tahun terakhir dipusatkan di Balai Kota.

Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati memimpin rangkaian kegiatan yang diawali doa bersama lintas agama sebagai bentuk rasa syukur atas perjalanan panjang Kota Kediri serta harapan agar daerah tersebut terus berkembang dengan tetap menjaga persatuan, kedamaian, dan nilai-nilai budaya.

Dalam sambutannya, Vinanda menegaskan Tradisi Manusuk Sima bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan bentuk penghormatan terhadap para leluhur yang telah meletakkan fondasi pembangunan Kota Kediri hingga mampu bertahan selama lebih dari satu milenium.

Menurutnya, kemajuan daerah harus dibangun melalui kolaborasi lintas generasi, semangat gotong royong, penghormatan terhadap lingkungan, serta pelestarian nilai budaya yang diwariskan secara turun-temurun.

Peringatan Hari Jadi Kota Kediri ke-1147 tahun ini mengusung tema “Sinergi Lintas Generasi, Mengalir dengan Inovasi, Teguh dalam Tradisi.” Pemerintah Kota Kediri menilai tema tersebut menjadi arah pembangunan yang menggabungkan pengalaman generasi terdahulu dengan kreativitas generasi muda agar inovasi tetap berakar pada identitas budaya.

“Tradisi akan tetap hidup apabila diwariskan kepada generasi yang terus berinovasi, sedangkan inovasi memiliki arah ketika dibangun di atas fondasi tradisi,” ujar Vinanda.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat memperkuat kolaborasi, menjaga keberagaman, melestarikan warisan sejarah, serta terus menghadirkan inovasi demi mewujudkan Kota Kediri yang semakin maju.

Direktur Warisan Budaya Kementerian Kebudayaan RI Agus Widiatmoko yang hadir dalam kegiatan tersebut menyebut usia Kota Kediri yang telah mencapai 1.147 tahun menunjukkan posisi daerah itu sebagai salah satu pusat peradaban penting di Indonesia.

Agus mengapresiasi langkah Pemerintah Kota Kediri yang dinilai berhasil menghidupkan kembali makna prasasti melalui rekonstruksi budaya. Menurutnya, pendekatan tersebut sejalan dengan konsep living museum, yakni menghadirkan warisan sejarah sebagai bagian dari kehidupan masyarakat, bukan sekadar koleksi museum.

Pada kesempatan itu, Agus juga menyerahkan secara simbolis Surat Keputusan Cagar Budaya Nasional Jembatan Brug Over den Brantas te Kediri kepada Wali Kota Kediri.

Selain itu, Pemerintah Kota Kediri menetapkan sejumlah bangunan sebagai Cagar Budaya Tingkat Kota, yakni Gedung Kantor BRI Cabang Kediri, Gedung Bank Indonesia Kantor Cabang Kediri, Kantor Kelurahan Pakelan, serta Rumah Duka Gie Kie Kong Soe.

Dalam rangkaian kegiatan yang sama, pemerintah daerah menyerahkan santunan BPJS Ketenagakerjaan kepada dua ahli waris serta memberikan penghargaan kepada atlet panjat tebing Putra Tri Ramadhani atas prestasinya sebagai juara dunia nomor Lead World Climbing Series Praha.

Sebagai bagian dari peringatan hari jadi kota, Pemerintah Kota Kediri juga menyalurkan santunan kepada 1.405 anak yatim sebagai bentuk kepedulian sosial. Identitas anak penerima tidak dipublikasikan sesuai prinsip perlindungan hak anak dan Pedoman Pemberitaan Ramah Anak.

Wali Kota berharap bantuan tersebut dapat memberikan manfaat serta menjadi motivasi bagi para penerima untuk terus belajar dan meraih cita-cita.

Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur melalui pertumbuhan ekonomi maupun pembangunan infrastruktur, tetapi juga tercermin dari meningkatnya kepedulian sosial, semangat gotong royong, dan kebersamaan masyarakat.

Upacara Tradisi Manusuk Sima turut dihadiri Direktur Warisan Budaya Kementerian Kebudayaan RI Agus Widiatmoko, Wakil Wali Kota Kediri Qowimuddin, Ketua TP PKK Kota Kediri Faiqoh Azizah Muhammad, jajaran Forkopimda, pimpinan perangkat daerah, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta tamu undangan dari berbagai instansi.

(Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.