Madura Night Vaganza Jadi Etalase Capaian Pembangunan dan Potensi Sumenep

oleh -35 Dilihat
oleh
IMG-20260827-WA0014
IMG-20260827-WA0014
banner 468x60

 

SUMENEP, Garudasatunews.id — Pemerintah Kabupaten Sumenep menggelar pameran pembangunan bertajuk “Madura Night Vaganza” (MNV) sebagai ruang bagi masyarakat untuk melihat sekaligus memahami berbagai capaian pembangunan, program, kebijakan, dan inovasi yang telah dijalankan pemerintah daerah.

 

Kegiatan yang berlangsung di GOR A. Yani Pangligur ini melibatkan perangkat daerah, BUMN, BUMD, serta berbagai instansi dan lembaga lainnya. Melalui pameran tersebut, masyarakat dapat memperoleh informasi secara langsung mengenai program pembangunan yang telah dilaksanakan di Kabupaten Sumenep.

 

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sumenep, Agus Dwi Saputra, mengatakan pameran pembangunan menjadi salah satu sarana untuk menunjukkan hasil kerja pemerintah kepada masyarakat.

 

“Meskipun dalam visualisasi pameran tidak cukup untuk menggambarkan kegiatan yang dilakukan perangkat daerah, BUMN, BUMD dan lembaga lainnya secara menyeluruh, tetapi kegiatannya menunjukkan hasil pembangunan selama ini,” kata Agus Dwi Saputra saat pembukaan Madura Night Vaganza, Rabu (26/8/2026).»

 

Menurutnya, masyarakat perlu mendapatkan informasi yang jelas mengenai perkembangan pembangunan di daerah. Dengan demikian, masyarakat dapat memahami proses, capaian, hingga berbagai inovasi yang terus dikembangkan pemerintah daerah.

 

Madura Night Vaganza juga diharapkan mampu menjadi momentum untuk mempererat semangat kerja sekaligus membangun kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat dalam mendorong kemajuan Kabupaten Sumenep.

 

“Melalui Madura Night Vaganza menjadi spirit lebih merekatkan semangat bekerja, sekaligus meningkatkan kebersamaan dengan masyarakat untuk memajukan Kabupaten Sumenep lebih baik,” ujarnya.

 

Selain menjadi ajang penyampaian capaian pembangunan, MNV juga menjadi bagian dari rangkaian Madura Culture Festival. Kegiatan ini diarahkan untuk menciptakan aktivitas ekonomi yang produktif dengan mengangkat berbagai potensi daerah, produk unggulan, serta hasil kerajinan masyarakat.

 

Karena itu, setiap stan pameran diharapkan tidak sekadar menampilkan produk atau dokumentasi kegiatan, tetapi juga mampu memberikan gambaran mengenai program pembangunan yang telah dilakukan serta manfaatnya bagi masyarakat.

 

“Perangkat daerah dalam pameran harus mampu memberikan informasi yang menunjukkan bahwa pembangunan daerah terus bergerak dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tuturnya.

 

Madura Night Vaganza berlangsung mulai 26 Agustus hingga 4 September 2026. Beragam kegiatan turut memeriahkan agenda tersebut, di antaranya Madura Culture Festival 4, Festival Tembakau Madura, Festival Hadrah, Festival Desa Wisata, Musik Tong-tong, Pentas Seni dan Budaya, hingga Fun Run.

 

Dengan rangkaian kegiatan tersebut, Madura Night Vaganza tidak hanya menjadi etalase capaian pembangunan, tetapi juga ruang untuk memperkenalkan kekayaan budaya, kreativitas, serta potensi ekonomi masyarakat Sumenep.

 

Sekda Agus Dwi Saputra berharap momentum tersebut dapat semakin memperkuat kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam mewujudkan Kabupaten Sumenep yang semakin maju.

 

“Kami ingin melalui Madura Night Vaganza menjadi spirit lebih merekatkan semangat bekerja sekaligus meningkatkan kebersamaan dengan masyarakat, guna memajukan Kabupaten Sumenep lebih baik,” pungkasnya. (Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.