Listrik 24 Jam Mulai Mengalir di Pagerungan Besar

oleh -27 Dilihat
oleh
Listrik 24 Jam Mulai Mengalir di Pagerungan Besar
SKK Migas dan Kangean Energy Indonesia Ltd (KEI) secara resmi menyerahkan pengelolaan dua unit Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) berkapasitas total 600 kVa (2 x 300 kVa) kepada Pemerintah Kabupaten Sumenep untuk selanjutnya dikelola oleh PT PLN (Persero).
banner 468x60

SUMENEP, Garudasatunews.id – Akses listrik masyarakat Pulau Pagerungan Besar, Kecamatan Sapeken, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, diperkuat dengan tambahan dua unit Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) berkapasitas masing-masing 300 kVA. Tambahan pembangkit tersebut membuat total kapasitas mencapai 600 kVA dan diproyeksikan mampu mendukung pasokan listrik hingga 24 jam bagi sekitar 2.000 kepala keluarga (KK).

Penguatan kelistrikan itu merupakan bagian dari Program Pengembangan Masyarakat (PPM) atau tanggung jawab sosial perusahaan Kangean Energy Indonesia Ltd (KEI). Dua unit pembangkit diesel tersebut diserahkan kepada Pemerintah Kabupaten Sumenep untuk selanjutnya dikelola PT PLN (Persero).

Serah terima pembangkit ditandai dengan penandatanganan Berita Acara Serah Terima (BAST) di Surabaya pada 24 Agustus 2026. Langkah tersebut menjadi titik penting bagi masyarakat kepulauan yang selama lebih dari dua dekade mengandalkan pasokan listrik sebesar 200 kVA dari fasilitas operasional KEI.

Persoalannya, kapasitas 200 kVA dinilai tidak lagi sebanding dengan pertumbuhan penduduk dan aktivitas ekonomi masyarakat. Tambahan daya 600 kVA diharapkan tidak sekadar memperpanjang jam nyala listrik, tetapi juga memperkuat aktivitas usaha dan pelayanan sosial di wilayah kepulauan.

Kepala Desa Pagerungan Besar Yulandi Abd Rochim menyebut pasokan listrik KEI selama ini membantu kebutuhan penerangan warga. Namun, perkembangan jumlah penduduk dan aktivitas masyarakat membuat kebutuhan energi terus meningkat.

Dari sisi ekonomi, ketersediaan listrik yang lebih stabil berpotensi menopang usaha pengolahan hasil laut, termasuk teripang dan perikanan. Listrik juga menjadi kebutuhan penting bagi aktivitas belajar anak-anak, terutama pada malam hari.

Vice President KEI Iman Santoso menjelaskan pasokan 200 kVA telah diberikan kepada masyarakat sejak awal 2000-an. Dengan dua mesin baru masing-masing 300 kVA, kapasitas pembangkit yang tersedia diproyeksikan meningkat sekitar 2,5 kali dibandingkan sebelumnya.

Sementara itu, pemerintah sebelumnya telah memfasilitasi pemasangan kWh meter bagi lebih dari 1.600 rumah tangga melalui program Kementerian ESDM. Lebih dari 200 KK lainnya telah disurvei dan dijadwalkan memperoleh pemasangan kWh meter susulan. Sambungan rumah tangga rata-rata ditetapkan 900 VA dengan skema tarif subsidi PLN.

Koordinator Perencanaan Listrik Pedesaan Ditjen Gatrik Kementerian ESDM Muhadi mengatakan penguatan kelistrikan wilayah kepulauan menjadi bagian dari upaya pemerintah mencapai rasio elektrifikasi 100 persen. Hingga triwulan II 2026, rasio elektrifikasi PLN di Jawa Timur tercatat 99,571 persen, sementara sejumlah wilayah kepulauan Sumenep masih menghadapi tantangan akses listrik.

Kepala SKK Migas Perwakilan Jabanusa Anggono Mahendrawan menilai listrik 24 jam dapat menjadi pemicu aktivitas ekonomi baru. Dukungan tersebut diharapkan tidak berhenti pada pemenuhan kebutuhan penerangan, tetapi berkembang menjadi stimulus bagi usaha lokal dan peningkatan kualitas hidup masyarakat.

Penguatan serupa juga direncanakan di Pulau Pagerungan Kecil. KEI tengah memproses pengadaan dua unit mesin diesel berkapasitas masing-masing 350 kVA atau total 700 kVA. Rencana itu akan disinergikan dengan hibah PLTS 1 MW dari program Danantara, Pemerintah Kabupaten Sumenep dan PLN untuk membangun sistem energi hibrida.

Dengan demikian, tantangan berikutnya bukan hanya memastikan pembangkit tersedia, tetapi juga menjamin keberlanjutan operasi, keandalan pasokan, serta pemanfaatannya untuk mendorong ekonomi masyarakat kepulauan secara nyata.

(Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.