Lima Pejabat Jombang Dilantik, Seleksi Disorot Transparansi

oleh -37 Dilihat
oleh
Lima Pejabat Jombang Dilantik, Seleksi Disorot Transparansi
Pelantikan lima Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (Eselon II) di Pendapa Kabupaten Jombang, Jumat malam, 27 Maret 2026
banner 468x60

JOMBANG, Garudasatunews.id – Bupati Jombang Warsubi melantik lima Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (Eselon II) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Jombang pada Jumat malam (27/3/2026). Pelantikan yang digelar di Pendopo Kabupaten ini disebut sebagai hasil seleksi terbuka, namun tetap memunculkan pertanyaan publik terkait transparansi dan objektivitas prosesnya.

Acara tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Salmanudin, Sekretaris Daerah Agus Purnomo, serta jajaran pejabat daerah lainnya. Kehadiran unsur pimpinan ini menegaskan pentingnya posisi strategis lima pejabat yang baru dilantik dalam menentukan arah kebijakan pemerintahan daerah.

Pemerintah daerah menyatakan bahwa kelima pejabat telah melalui proses seleksi terbuka dengan mempertimbangkan kualifikasi dan kompetensi. Namun, detail proses seleksi, termasuk parameter penilaian dan keterlibatan pihak independen, tidak diungkap secara rinci ke publik.

Dalam sambutannya, Bupati Warsubi menegaskan bahwa pelantikan ini merupakan bagian dari penyegaran organisasi guna mencegah stagnasi birokrasi. Ia juga mengklaim bahwa seluruh proses telah sesuai dengan regulasi dan bebas dari praktik non-profesional.

Meski demikian, pernyataan tersebut belum sepenuhnya menutup ruang kritik, mengingat rotasi jabatan di level strategis kerap dikaitkan dengan kepentingan politik maupun konsolidasi kekuasaan di internal pemerintahan daerah.

Bupati juga meminta para pejabat yang dilantik segera beradaptasi dan menunjukkan kinerja nyata, dengan menekankan pentingnya integritas dan etika birokrasi. Ia menegaskan bahwa evaluasi kinerja akan dilakukan secara berkala dengan sistem penghargaan dan sanksi.

Selain itu, pejabat baru didorong untuk memperkuat kolaborasi lintas instansi dan menghadirkan inovasi pelayanan publik yang lebih transparan. Namun, implementasi komitmen tersebut akan sangat bergantung pada konsistensi pengawasan dan akuntabilitas yang diterapkan ke depan.

Pelantikan ini menjadi ujian awal bagi komitmen reformasi birokrasi di Jombang, terutama dalam memastikan bahwa sistem merit benar-benar dijalankan tanpa intervensi kepentingan tertentu. (Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.